Pesan Haru Muslimah Adik Ipar Mantan PM Inggris, Masya Allah..

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 11 Mei 2016 08:44
Pesan Haru Muslimah Adik Ipar Mantan PM Inggris, Masya Allah..
Lauren Booth meminta dunia Islam menyamakan persepsi dan meningkatkan kerjasama pemberantasan terorisme dengan cara-cara damai.

Dream - Dunia Islam sedang mengalami tantangan besar. Islam kerap digunakan kelompok radikal dalam aksi teror.

Hal ini mengusik hati aktivis Islam asal Inggris, Lauren Booth. Mantan jurnalis BBC yang merupakan adik ipar dari mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair ini mendesak dunia Islam bersatu. Menyamakan persepsi dan bekerjasama menangkal terorisme di dunia.

" Mengikuti surat Al Imran, janganlah kita terpecah pecah di antara kita sendiri. Negara-negara Barat memiliki solusi bagi teroris, namun cara mereka kerap mengecilkan keimanan kita. Kita harus mencari solusi bagi kita sendiri," kata Lauren saat menjadi pembicara di International Summit of The Moderate Islamic Leaders (ISOMIL) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa, 10 Mei 2016.

Pernyataan Lauren itu cukup beralasan. Dia melihat, dunia Islam sekarang ini kerap dilanda gesekan yang mengusik perdamaian.

" Kita orang Muslim telah gagal menyelesaikan masalah terorisme. Bukannya bijak, kita malah kerap intoleran," ucap dia.

Lauren menegaskan selama ini teror tidak pernah berada posisi yang baik. Dia menyarankan, salah satu cara untuk mencegah terjadinya insiden teror di masa depan ialah kerjasama intelijen.

" Kerjasama intelijen menjadi kunci untuk mencegah terjadinya insiden teror di masa depan," kata dia.

Selain itu, kekuatan kerjasama antar negara-negara Islam harus lebih ditingkatkan. Pemerintah Indonesia, menurut dia, harus menginisiasi bantuan dan sokongan pembangunan bagi negara-negara Islam yang membutuhkan.

Dia melihat, meski ekonominya masih berkembang, Indonesia memiliki keunggulan berupa kuatnya pendekatan kultural.

" Indonesia harus menginvestasikan pembangunan bagi negara-negara Islam yang miskin. Anda adalah negara Islam yang memiliki keuntungan tersebut dalam bertoleransi," ujar dia. (Ism) 

Beri Komentar