Kepala KUA Bakumpai, Muhyiddin (bimasislam.kemenag.go.id)
Dream - Pelaksanaan akad nikah memang tidak mensyaratkan kapan waktu yang tepat. Akad nikah bisa dilangsungkan pagi, siang, atau malam hari. Meski begitu, sebagian orang punya keyakinan bahwa menikah harus dilangsungkan pada waktu dan tempat tertentu.
Dengarlah pengalaman Kepala KUA Bakumpai, Barito Koala, Kalimantan Selatan, Muhyiddin. Dia mengaku kerap menikahkan orang di waktu-waktu aneh, saat masih menjadi Kepala KUA Wanaraya.
" Kami sering melayani pernikahan masyarakat saat bertugas di KUA Wanaraya, pada waktu-waktu yang menurut kami aneh atau tidak wajar," ujar Muhyiddin, dikutip dari bimasislam.kemenag.go.id, Kamis 26 Oktober 2017.
Waktu-waktu aneh yang dimaksud Muhyidin itu misalnya pukul lima pagi persis waktu subuh, pukul sepuluh malam, begitu selesai khutbah Idul Adha, juga tepat pukul sepuluh pagi. Meski begitu, Muhyidin tetap berusaha melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
" Saat mereka minta akad nikah pukul 05.00 pagi, terpaksa kami harus berangkat pukul 04.00 dini hari menuju lokasi," kata Muhyidin.
Dia pun harus menempuh jalanan yang sangat gelap. Sebab, listrik belum sepenuhnya masuk ke wilayah Kalimantan Selatan.
" Kadang juga kami tidak tidur karena khawatir kelewat waktunya. Ada juga akad pada pukul sepuluh malam, sepuluh pagi pas, atau persis selesai sholat Idul Adha," tutur Muhyiddin.
Ada juga hal unik lain yang pernah dialami Muhyiddin, yaitu melakukan akad nikah di luar kantor KUA. Tetapi, orangtua calon pengantin melarang akad nikah dilaksanakan di dalam rumah mereka. Akhirnya, ijab kabul berjalan di tempat lain.
" Menurut mereka, kalau akad nikah dilaksanakan di dalam rumah akan terjadi bencana. Akhirnya akad dilaksanakan di rumah tetangga," ucap Muhyiddin.
Meski begitu, Muhyiddin mengatakan sudah menjadi tugasnya untuk melayani masyarakat meski di luar jam kerja. Karena, bagi dia dan para penghulu di seluruh Indonesia, menikah bukan sekadar peristiwa administrasi negara belaka, melainkan menyangkut aspek sosial, budaya, dan keyakinan.
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru