Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ipda Ida Bagus Ketut Trisana, Sang Polisi Peternak (Facebook/Divisi Humas Polri)
Dream - Ipda Ida Bagus Ketut Trisana bukan polisi biasa. Kepala Unit Bhayangkara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Kota Negara, Polres Jembrana, Bali, ini punya julukan 'polisi kambing'.
Julukan itu didapat dari teman-temannya, lantaran Bagus punya hewan peliharaan kambing dan bebek. Usaha itu dia jalankan untuk menambah pendapatan, sehingga tidak menerima uang hasil pungutan liar (pungli).
Di lingkungan kerjanya, Bagus dikenal sebagai sosok polisi bersih. Tidak pernah menghabiskan waktu di luar jam kerja untuk mencari pendapatan secara ilegal.
© Dream
Setiap pagi sebelum dinas, Bagus selalu membersihkan kandang kambing dan bebeknya serta menyiapkan pakan di belakang rumahnya di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Buah ketekunannya, dia punya puluhan ekor kambing dan bebek.
"Setiap pagi saya selalu bangun jam 04.00 subuh. Karena saya harus membersihkan kandang kambing dan bebek, juga mempersiapkan pakannya," ujar Bagus, dikutip dari akun fanspage Facebook Divisi Humas Polri, Rabu 22 Februari 2017.
"Jam 06.00 pagi, saya harus berangkat tugas ngepos di jalan raya mengatur lalu lintas," kata Bagus melanjutkan.
Menjelang petang adalah waktu bagi Bagus untuk istirahat. Sepulang dinas, dia juga menghabiskan waktu di kandang.
© Dream
Beternak sudah menjadi kebiasaan Bagus. Bahkan, dia lebih bisa dekat dengan masyarakat bukan karena sebagai polisi, melainkan karena kebiasaannya itu.
Bagus pun menuturkan pendapatannya sebagai polisi sangat cukup memenuhi kebutuhan hidup. Sehingga, dia merasa tidak perlu harus mencari tambahan pendapatan dengan cara yang tidak sah.
"Gaji menjadi anggota polisi sangat cukup untuk makan sehari-hari. Tidak perlu harus mengambil pekerjaan yang menyimpang dari hukum. Dengan beternak, itu lebih baik dan bisa menabung sekadar ada persiapan untuk anak-anak nantinya," ucap Bagus.
© Dream
Selanjutnya, Bagus mengatakan kebiasaan beternak sudah dia jalankan sejak masih muda. Bagus pun mengakui biaya untuk menempuh pendidikan polisi dia dapat dari hasil beternak.
Tidak hanya itu, Bagus juga kuliah di jurusan Ilmu Hukum juga dari hasil kandangnya. Alhasil, meski berpangkat Ipda, Bagus juga memiliki titel Sarjana Hukum.
"Saya lebih plong rasanya menikmati hasil dari keringat sendiri daripada menikmati hasil dari duit enggak benar. Makanya, saya sama sekali tidak mau pungli dari mulai masuk Polri dan sebelumnya," kata Bagus.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan