Ridwan Kamil Rekam Fenomena Langit Unik, Tanda Lailatul Qadr?

Reporter : Irma Suryani
Selasa, 20 Juni 2017 12:28
Ridwan Kamil Rekam Fenomena Langit Unik, Tanda Lailatul Qadr?
Pada malam ke 25 di bulan ramadan, Ridwan Kamil mengunggah sebuah video di akun Instagramnya.

Dream - Bulan Ramadan sebentar lagi akan berakhir. Banyak umat Muslim yang menambah ibadah pada sepuluh malam terakhir bulan Puasa, karena ingin mendapatkan Lailatul Qadr.

Lailatul Qadr merupakan malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Alquran digambarkan lebih bagus dari seribu bulan.

Pada malam ke-25 di bulan Ramadan, Ridwan Kamil, mengunggah sebuah video ke akun Instagram. Walikota Bandung tersebut merekam fenomena alam yang terjadi pada dinihari pada Selasa 20 Juni 2017.

" Ada fenomena alam unik. Saat subuh di malam ke-25 Ramadhan tadi, Di atas Masjid Al Safar KM 88 Tol Cipularang, saat simbol bulan bintang diproyeksikan di dinding masjid, pas menengadah ke atas, terlihat langit gelap gulita, kecuali hanya menyisakan bulan sabit dan 1 bintang saja di bawahnya. Subhanallah. Semoga itu tanda Lailatul Qadr. Amin. *voice over oleh bidadari yang jatuh dari surga," tulis pemilik akun Instagram Ridwan Kamil mendampingi videonya.

Sontak unggahan dari pria yang juga berprofesi sebagai arsitek ini banyak mendapatkan respons dari warganet. Mereka mengamini apa yang dilihat dan direkam oleh pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut.

Akun Jefferson menuliskan, " tadi subuh juga keliatan dari gasibu, Pak."

Pemilik akun Sandiweh berkomentar, " Maha suci Allah, tadi subang juga keliatan."

" Ma syaa Allah merinding pak bacanya," tulis akun Febrihasanah.

1 dari 2 halaman

Tanda-tanda Lailatul Qadar Menurut Rasulullah

Tanda-tanda Lailatul Qadar Menurut Rasulullah © Dream

Dream - Tidak semua orang mampu menangkap tanda-tanda datangnya lailatul qadar. Hanya mereka yang mendapat taufiq sehingga mampu mengenali tanda-tanda malam yang mengandung kebaikan 1.000 bulan itu.

Karena itu, setiap Muslim diharapkan dapat bersungguh-sungguh meraih lailatul qadar. Salah satunya dengan memperbanyak itikaf di 10 malam terakhir Ramadan.

Hal ini seperti anjuran Rasulullah Muhammad SAW, seperti dalam hadis di bawah ini.

" Barangsiapa yang mengerjakan shalat malam di malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (Muttafaq Alaih).

Sementara tanda-tanda lailatul qadar menurut Rasulullah, disebutkan dalam sebuah hadis dari Ubay bin Ka'ab. Beberapa tanda itu seperti matahari terbit di pagi harinya dengan sinar yang tidak menyilaukan. Ubay bin Ka’ab pun bersumpah ketika melihat tanda ini bahwa itu di hari ke-27.

Tetapi, pendapat paling sahih menyebutkan datangnya lailatul qadar selalu berganti hari (muntaqilah) di 10 malam terakhir Ramadan. Dan yang paling besar kemungkinannya yaitu turun pada malam-malam ganjil.

Selengkapnya...

2 dari 2 halaman

Kenapa Malam Lailatul Qadar Dirahasiakan

Kenapa Malam Lailatul Qadar Dirahasiakan © Dream

Dream - Malam lailatul qadar disebut-sebut menjadi malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Tetapi, banyak versi mengenai terjadinya lailatul qadar.

Di beberapa kitab, disebutkan lailatul qadar jatuh pada tanggal gasal di sepuluh hari bulan Ramadan. Tetapi, ada pula yang menyebut malam lailatul qadar datang di awal-awal Ramadan.

Ada alasan mengapa Allah SWT merahasiakan malam lailatul qadar. Syeikh Syihabuddin bin Salamah Al Qulyuby dalam kitab Risalah Nawadirul Hikayah menjelaskan, Allah memang sengaja menyamarkan beberapa perkara bagi manusia. Salah satunya adalah (perkara) malam seribu bulan, lailatul qadar.

Dia menafsiri,

Tafsiran Al Qulyuby

Artinya, Dan Allah merahasiakan lailatul qadar di dalam bulan ramadhan supaya manusia bersungguh-sungguh dalam menghidupkan malam-malam ramadhan. Dengan harapan, manusia dapat menjumpai lailatul qadar tersebut.

Apa maksud penjelasan tafsiran Syihabuddin diatas? Untuk selengkapnya klik di sini.

Beri Komentar