Walikota Muslim London Takkan ke AS Jika Trump Jadi Presiden

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 11 Mei 2016 14:15
Walikota Muslim London Takkan ke AS Jika Trump Jadi Presiden
Khan mengecam kampanye 'bodoh' yang dilontarkan Trump dalam setiap kampanye yang selalu menyudutkan Muslim, migran, dan perempuan.

Dream - Walikota London yang baru terpilih pada pemilihan Kamis pekan lalu, Sadiq Khan, secara tegas menyatakan tidak akan pergi ke Amerika Serikat jika Donald Trump terpilih sebagai presiden pada November nanti.

Pernyataan tegas ini dikeluarkan Khan sebagai reaksi atas kampanye Trump yang menyudutkan Muslim. Dalam setiap kampanyenya menjelang pemilihan presiden, Trump akan melarang Muslim masuk ke AS.

" Saya ingin pergi ke Amerika untuk bertemu dan berhubungan dengan walikota-walikota Amerika," kata Khan kepada majalah Time.

" Jika Donald Trump menjadi presiden, saya akan berhenti pergi ke sana atas dasar iman saya. Pendekatan politik Donald Trump tidak akan menang," lanjut Khan.

Keesokan hari setelah Khan terpilih, Time mewawancarai Trump terkait hasil pemilu tersebut. Dalam wawancara yang diterbitkan pada Senin lalu, Trump mengatakan akan memberlakukan pengecualian bagi Khan yang merupakan seorang Muslim untuk mengunjungi AS.

" Akan selalu ada pengecualian," kata Trump.

Bukannya melunak, Khan justru memberikan pernyataan mengkritik Trump lebih keras dengan pengecualiannya itu. Pilihannya untuk tidak pergi ke AS bukan sekadar untuk dirinya, melainkan seluruh Muslim di dunia.

" Ini bukan tentang saya, ini tentang teman-teman saya, keluarga saya, dan semua orang dengan latar belakang yang sama seperti saya, di seluruh penjuru dunia," kata Khan.

" Pandangan bodoh Donald Trump tentang Islam dapat membuat keadaan dua negara tidak aman. Sangat berisiko mengalienasi Muslim di seluruh dunia dan menghubungkan dengan ekstrimis," lanjut Khan.

" Donald Trump dan orang-orang di sekelilingnya berpikir nilai-nilai liberal Barat tidak sesuai dengan pandangan Islam. London menyatakan dia salah," ucap Khan.

Sadiq Khan mencatatkan sejarah baru dalam dunia pemerintahan London. Dia merupakan walikota pertama yang beragama Islam dan seorang keturunan migran asal Pakistan. Ayahnya seorang sopir dan ibunya seorang penjahit.

Sumber: arabnews.com

Beri Komentar