Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Masjidil Aqsa Di Yerusalem (foto: Shutterstock.com
Dream - Yerusalem kembali memanas. Seluruh dunia mengecam langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memindahkan Kedutaan Besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Langkah mengejuktkan Trump dimaknai sebagai simbol pengakuan AS jika Yerusalem adalah Ibukota Israel. Padahal selama ini, dunia menetapkan Yerusalem sebagai status quo. Tak ada negara yang menjadikannya sebagai ibukota.
Banyak yang menyatakan tindakan Trump akan merusak hubungan damai antara Palestina-Israel yang bertahun-tahun terjalin. Tampaknya, gesekan antara Muslim Palestina dengan warga Israel kembali terjadi.
Kondisi ini ternyata sudah disebutkan dalam Alquran, tepatnya pada Surat Al Israa ayat 4-8.
Dan Telah kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: " Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi Ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar." Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, kami datangkan kepadamu hamba-hamba kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Kemudian kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan) niscaya kami kembali (mengazabmu) dan kami jadikan Neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman.
Ayat di atas menunjukkan bagaimana bangsa Israel akan berbuat kerusakan di muka bumi. Untuk itu, Allah mengirimkan hamba-hamba-Nya yang bakal menjatuhkan azab kepada mereka.
Kemudian, ayat di atas tidak menyebutkan kemenangan bangsa Israel atas orang-orang yang menguasai mereka dahulu.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha