(Foto: Humas Pemprov Jambi)
Dream - Tayangan prampokan yang menimpa seorang kakek penjual pisang menjadi viral setelah tersebar di berbagai akun media sosial. Lelaki paruh baya yang diketahui bernama Suratman itu asal Kota Baru, Jambi itu menjadi korban perampokan.
Suratman terpaksa kehilangan uang hasil jerih payahnya sebesar Rp1,1 juta. Padahal, uang itu akan ia gunakan untuk membayar sofa yang dipesannya menyambut lebaran.
Kejadian nahas tersebut rupanya terdengar oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola. Orang nomor satu di Jambi itu langsung mendatangi rumah Suratman di Lorong Kanan, Kelurahan Handil, Kecamatan Jelutung kemarin.
Zumi yang merasa iba langsung memborong semua dagangan kakek Suratman seharga Rp500 ribu. Dia pun menambahkan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta.
“ Ini semua, pisang kakek saya beli semua ya, ini saya beli Rp500 ribu. Sisanya bisa buat persiapan lebaran karena kakek Suratman memiliki banyak cucu dan buyut,” kata Zola pada Suratman.
Ternyata, pada saat kejadian Zola sedang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta. Dia pun meminta masyarakat luas untuk lebih hati-hati dan menjadikan pengalaman Suratman sebagai pelajaran.
Meskipun kepolisian segera bertindak ke kediaman Suratman, lelaki berusia 91 tahun itu memilih untuk melupakan kejadian itu. Dia tidak mau membuat laporan ke polisi.
(jpnn.com)
© Dream
Dream - Kasus perampokan kini sudah tak lagi memperhitungkan korban. Para pelaku tega menggasak harta meski korbannya tergolong tidak mampu.
Kasus perampokan dialami seorang kakek penjual pisang di Kota Baru, Jambi. Si kakek bernama Suratman itu harus kehilangan uang Rp1,1 juta.
Uang tersebut sejatinya akan digunakan untuk membayar sofa yang dipesannya. Sofa itu dibelinya untuk menyambut tamu saat Lebaran nanti.
Kronologis dan kisah Suratman diceritakan secara lengkap di akun Instagram @thenewbikingregetan. Menurut admin akun tersebut, saat melintas di depan gelanggang olah raga pagi hari, dia melihat Suratman teriak meminta bantuan.
Setelah berhenti dan bertanya, Suratman menceritakan dia mengalami perampokan. Suratman menceritakan dia diminta untuk mengantarkan pisang yang hendak dibeli perampok itu ke dalam mobil.