Bayi Di Car Seat (Foto: What To Expect)
Dream - Membawa bayi usia 0 hingga 3 bulan jalan-jalan dengan mobil dan meletakkan di car seat memang terdengar aman. Tapi hal ini bukan tanpa risiko. Terlalu lama di car seat bisa membuat bayi mengalami sesak napas.
Hal ini terungkap dari penelitian yang dilakukan tim dari Bristol University, Inggris. Pada bayi, terutama yang baru lahir, otot lehernya belum terlalu kuat untuk bertahan dari guncangan mobil.
" Guncangan dan getaran yang terus menerus dari gerakan mobil bisa membuat bayi mengalami sesak napas parah. Dari penelitian selama satu jam di car seat, level oksigen pada tubuh bayi menurun drastis dan detaknya jantungnya meningkat," kata Profesor Peter Fleming, salah satu peneliti.
Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan simulator ini menganalisis level oksigen pada bayi cenderung menurun ketika terlalu lama di car seat atau tepatnya lebih dari 30 menit. Fleming menyarankan agar selalu ada orang yang selalu duduk di samping bayi untuk mengawasi.
Saat bayi mengalami sesak napas, bisa saja ia tak bereaksi dengan menangis atau rewel. Penting untuk memperhatikan napas bayi. Napas yang lebih cepat, wajah memerah adalah salah satu tanda bayi sesak napas.
Meski para produsen car seat mengklaim kalau carseat aman digunakan selama dua jam, tapi para dokter anak menyarankan untuk tidak melakukan perjalanan jauh lebih dari satu jam dengan bayi di car seat. Terutama membawa bayi usia 0 hingga 1 bulan. Perjalanan jauh dan melelahkan sangat berisiko bagi bayi.
(Sumber: Good House Keeping)
Baca Juga: Tidur Lebih Nyenyak Saat Hamil, Ini Caranya Senam Bayi yang Bikin Fisik Si Kecil Jadi Lebih Kuat 5 Permainan dalam Rumah untuk Balita, Seru! Kepala Anak Terbentur, Waspada Gegar Otak