Bayi Terbangun dan Menangis Histeris, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 16 Desember 2020 16:00
Bayi Terbangun dan Menangis Histeris, Bisa Jadi Ini Sebabnya
Tangisan bayi yang histeri bisa disebabkan banyak hal yang mungkin tak didasari ibu dan ayah.

Dream - Mendengar bayi terbangun dan menangis kencang bahkan histeris, tentunya membuat kita panik. Biasanya para ibu langsung menenangkan, menggendong atau menyusui. Beberapa bayi bisa langsung tenang, tapi ada yang sebaliknya tetap menangis kencang.

Sebenarnya wajar jika bayi bangun menangis sekali atau dua kali di malam hari. Hal yang membuat khawatir adalah saat bayi menangis histeris. Pertanyaan yang muncul di kepala adalah mengapa si kecil bisa menangis sehisteris itu padahal sebelumnya tidur pulas.

Tangisan bayi yang histeri bisa disebabkan banyak hal yang mungkin tak didasari ibu dan ayah. Berikut beberapa di antaranya.

1. Siklus tidur
Siklus tidur berubah selama tidur dan dapat berkisar dari tidur nyenyak hingga keadaan istirahat ringan. Bangun dari tidur dan tidur lagi adalah hal yang normal. Bayi terkadang kesulitan untuk tidur sendiri. Bayi bangun saat tidur dan sering menangis karena meminta bantuan orangtua atau pengasuh untuk membuatnya tidur kembali.

 

1 dari 4 halaman

Tidak Nyaman dan Cemas

Tidak Nyaman dan Cemas © Dream

2. Ketidaknyamanan fisik
Penyakit atau kondisi fisik dapat membuat bayi sulit tidur karena rasa sakit atau ketidaknyamanan. Kesulitan akibat tumbuh gigi, infeksi, atau penyakit lain bisa membuat bayi menangis dan bangun dari tidurnya. Untuk itu periksa kondisi fisik bayi secara detail jika ia gelisah, selalu terbangun dan kerap terbangun histeris.

3. Kecemasan akan perpisahan
Rasa takut berada jauh dari orangtua atau pengasuh disebut kecemasan akan perpisahan (separation anxiety). Meskipun ini adalah salah satu tonggak perkembangan, beberapa bayi bisa sangat lengket dan mengalami masalah tidur selama fase ini. Kecemasan akan perpisahan bisa menyebabkan bayi menangis saat bangun dari tidurnya.

 

2 dari 4 halaman

Lapar dan Pencapaian

Lapar dan Pencapaian © Dream

4. Pencapaian baru
Bayi mungkin menjadi bersemangat ketika mereka mempelajari keterampilan baru seperti merangkak, menoleh, berjalan, duduk, dll. Mereka cenderung mencoba keterampilan baru mereka di tempat tidur pada malam hari dan sering kali akhirnya menangis karena mereka mungkin merasa sulit untuk tidur lagi.

5. Lapar
Bayi yang tidak diberi makan dengan cukup di siang hari bisa terbangun sambil menangis di tengah malam karena lapar. Kita mungkin sering memperhatikan perilaku ini saat mereka sedang tumbuh dan membutuhkan lebih banyak makanan dari sebelumnya.

Sumber: MomJunction

3 dari 4 halaman

Membersihkan Hidung Bayi dengan Aman, Simak Langkahnya

Membersihkan Hidung Bayi dengan Aman, Simak Langkahnya © Dream

Dream - Saluran hidung bayi yang kecil, terutama bayi baru lahir. Dalam beberapa kondisi, kondisi rongga hidungnya dipenuhi banyak kotoran bahkan hingga tampak menumpuk dari luar.

Biasanya kotoran di hidung bayi sangat banyak saat sedang pilek atau alergi. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada bayi dan membuat rewel. Untuk membersihkan kotoroan hidung pada bayi mungkin Sahabat Dream kebingungan.

Sebenarnya ada beberapa cara aman yang bisa dilakukan untuk membersihkan hidung bayi. Yuk, simak.

Saline Nasal Spray
Menggunakan semprotan hidung saline menjadi pilihan teraman untuk bayi dan balita. Penggunaannya sederhana, baringkan bayi, miringkan kepala ke belakang dengan hati, hati, teteskan dua atau tiga saline nasal spray ke setiap lubang hidung yang akan meredakan hidung tersumbat dan membersihkannya.

 

4 dari 4 halaman

Penyedotan Nasofaring

Penyedotan Nasofaring © Dream

Langkah ini dilakukan oleh perawat, dokter, atau terapis pernapasan dalam beberapa kasus. Seperti jika lendir tidak dapat dikeluarkan dengan aspirator sampai kesulitan makan dan bernapas secara bersamaan.

Seperti prosedur penyedotan lainnya, larutan air garam digunakan untuk mengencerkan lendir sehingga menjadi lembap. Sebuah tabung hisap kecil, yang terhubung ke alat penghisap diletakkan di hidung bayi sampai menyentuh bagian belakang tenggorokan.

Hal ini akan membuat bayi batuk dan mengeluarkan lendir ke belakang tenggorokan. Penyedotan dilakukan untuk menghilangkan lendir dan setelahnya selang dengan hati-hati ditarik keluar dari hidung.


Sumber: Fimela.com

Beri Komentar