Surat Diane Untuk Murid-muridnya Setelah Dipecah Pihak Sekolah (Foto: Facebook Diane Tirado)
Dream - Aturan terkait nilai untuk siswa selalu ada di tiap sekolah dengan kebijakan masing-masing. Hal yang paling umum adalah ketika seorang murid tak mengumpulkan tugas sama sekali maka nilainya akan kosong atau nol.
Diane Tirado, seorang guru St. Lucie Public Schools (SLPS), di Florida, Amerika Serikat berusaha mendisiplinkan murid-muridnya. Pada anak yang tak mengerjakan dan mengumpulkan tugas sama sekali, Diane memberinya nilai nol.
Rupanya hal ini menimbulkan masalah yang cukup pelik. Pasalnya sekolah tempat Diane mengajarkan menerapkan kebijakan 'tak ada nilai nol, yang terendah yaitu 50%'.

(Kebijakan nilai di sekolah St Lucie)
Sang murid tak menyerahkan tugas sama sekali. Meski di sekolah ada kebijakan tersebut, Diane tetap menolak untuk memberi nilai. Tak lama setelah itu Diane dipecat dari sekolah tanpa alasan yang jelas.
© Dream
Kabar soal pemecatan Diane pun viral di internet hingga ada pengumpulan dana GoFundMe untuknya. Banyak orang yang simpati dengan nasib Diane. Bahkan salah satu muridnya.
" Bahkan seorang murid mengatakan padaku, aku benar untuk tidak memberikan niai 50 pada seseorang yang tak mengerjakan tugas sama sekali," cerita Diane, seperti dikutip dari WPTV.

Tulisan selamat tinggal Diane untuk murid-muridnya pun mengundang banyak simpati. Banyak orang yang mendukung apa yang dilakukan Diane.
Pihak sekolah sendiri mengungkap kalau Diane tak lagi mengajar karena memang kontraknya sudah habis dan tak diperpanjang.
" Diane Tirado dipekerjakan sebagai guru untuk St. Lucie Public Schools (SLPS) mulai 30 Juli 2018 hingga 14 September 2018. Dia dikontrak sebagai guru dalam status percobaan, dan diberhentikan tak lama setelah satu bulan mengajar di kelas," ujar Kerry Padrick, Chief Information Officer sekolah St Lucie.