Zaskia Dan Putri Pertamanya (Foto: Instagram Zaskia Mecca)
Dream - Dalam mengasuh anak, tugas dan tanggung jawab ibu begitu besar. Bukan hanya mengasuh tapi juga mendidik. Tak heran kalau muncul ungkapan populer 'ibu adalah madrasah pertama bagi anak'.
Artinya, ibu merupakan orang pertama yang mengenalkan norma-norma pada anak sebagai 'modal awal' agar anak menjadi pribadi yang baik dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam
kehidupannya.
Nyai Solichah Wahid, ibunda dari KH. Abdurrahman Wahid, yang juga ikut mendidik santri di pesantren Tebu Ireng selalu menerapkan pola asuh yang mumpuni pada anak- anaknya.
Ada prinsip pengasuhan anak dan keluarga yang selalu dipegang oleh Nyai Solichah Wahid saat mendidik anak-anaknya. Berikut prinsip yang bisa para orangtua tiru,
seperti dikutip dari buku “ Ibuku Inspirasiku” yang diterbitkan oleh pustaka Tebu Ireng.
- Menjadi contoh yang baik di mata anak-anak
Seorang ibu harus menjadi figur yang baik di mata anak-anaknya. Sosok yang harus selalu memberikan contoh yang baik dengan cara selalu menemani dan menjadi tempat bersandar bagi anak-anaknya untuk mencurahkan isi hati dan pikirannya. Kedekatan emosional antara ibu dan anak inilah yang harus dibangun agar dapat menghantarkan anak-ananya menuju gerbang
kesuksesan.
- Menanamkan sikap mandiri dan berani
Menjadi seorang ibu juga harus bisa menanamkan sikap mandiri kepada anak-anak. Sikap inilah yang akan menjadikan anak hidup tidak bergantung pada orang lain. Sikap berani
mengambil keputusan juga harus diterapkan sedini mungkin. Tidak lupa seorang ibu harus mengarahkan dan memotivasi atas pilihan yang telah ditentukan oleh anak-anaknya.
- Menanamkan nilai-nilai luhur Islam
Keluarga adalah unit terkecil di dalam masyarakat yang akan menentukan mutu dari masyarakat. Negara akan bermutu kalau keluarga juga bermutu dan sakinah. Semua itu tidak tercapai kalau pendidikan di dalam keluarga tidak berjalan dengan baik.
Pendidikan di dalam keluarga harus dilandasi dengan nilai-nilai agama. Nilai-nilai Islam itu harus ditanamkan ke dalam diri anak-anak, baik melalui lisan maupun perbuatan.
Selengkapnya baca di sini
Sumber: Tebu Ireng Online