Langkah Tepat Saat Mendampingi Buah Hati yang Muntah-muntah

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 26 Juni 2022 11:21
Langkah Tepat Saat Mendampingi Buah Hati yang Muntah-muntah
Kondisi muntah pada bayi dan balita seringkali disertai demam dan muntahnya seperti air menyembur.

Dream - Muntah berkali-kali tentunya sangat tidak nyaman, terutama bagi anak-anak yang belum bisa mengungkapkan kondisi tubuhnya secara detail. Bagi orangtua, menghadapi anak saat muntah mungkin akan sedikit panik.

Kondisi muntah pada bayi dan balita seringkali disertai demam dan muntahnya seperti air menyembur. Penting diketahui, dikutip dari KlikDokter.com, muntah sebenarnya adalah salah satu mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan toksin yang tertelan.

Penyebabnya sering kali akibat infeksi virus atau keracunan makanan. Selain itu, muntah juga sering disertai dengan gejala lain. Misalnya, diare, kembung, demam, bahkan batuk dan pilek.

Penting bagi ayah maupun bunda mengetahui langkah-langkah tepat saat mendampingi buah hati yang muntah. Apa saja?

1. Tetap Tenang
Sebelum memberikan pertolongan pertama, ayah bunda ebaiknya tetap tenang saat anak muntah. Melihat anak muntah-muntah dan lemas memang membuat semua orang tua khawatir. Bila dihadapi dengan ketenangan, masalah muntah pada anak dapat diatasi dengan tepat.

2. Biarkan Anak Muntah
Apabila anak merasa mual, biarkan ia untuk muntah. Jangan mencegah atau memaksa anak untuk menahan rasa ingin muntah tersebut. Jika ditahan, rasa ingin muntah ini dapat menyebabkan perut anak menjadi tidak nyaman.

 

1 dari 5 halaman

3. Bantu Anak Saat Muntah

Saat anak sedang muntah, bantu ia untuk menundukkan kepalanya agar muntahan tidak masuk ke saluran pernapasan. Jika anak masih bayi, miringkan kepalanya agar muntahan juga tidak masuk ke saluran pernapasan dan menyebabkan ia tersedak. Kondisi tersedak pada bayi berbahaya dan dapat mengancam nyawa.

4. Istirahatkan Anak
Anak yang sedang muntah-muntah pastinya merasa tidak nyaman, khususnya di bagian perut dan badannya. Untuk mengatasi muntah pada anak, caranya bisa dengan membiarkan ia beristirahat. Bisa dengan mengurangi aktivitas atau kegiatan anak sementara waktu. Biarkan anak beristirahat di tempat tidur dan temani mereka sampai merasa lebih baik.

depresi-220816t.html" id="link-box-terkait-2" data-position="2">Mona dan Indra Brasco Ungkap Awal Ketahui Putrinya Mengalami Depresi

Bila muntah terus berlanjut sampai anak lemas dan tampak dehidrasi, jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter. Bisa jadi anak butuh penanganan medis lebih intensif.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

2 dari 5 halaman

Segera Lakukan Disinfektan di Rumah Saat Ada yang Sakit

Dream - Menghadapi anak-anak yang sakit di situasi darurat virus corona seperti sekarang memang menimbulkan kekhawatiran yang cukup besar. Bagaimana jika buah hati di rumah sedang tak enak badan dan kini sedang dirawat di rumah?

Usahakan untuk melakukan disinfektan. Bersih-bersih penting dilakukan tapi terapkan konsep 'targeted hygiene' atau 'kebersihan yang ditargetkan'. Tak perlu seluruh bagian rumah tapi bagian tertentu saja di rumah yang banyak disentuh.

" Tidak semua kuman di rumah perlu mati. Fokuskan atau targetkan kekuatan desinfektan pada area yang cenderung membawa virus dan bakteri berbahaya. Biasanya yang terkena kontak tangan," kat Dr. Elizabeth Scott, profesor mikrobiologi di Simmons University in Boston, dikutip dari Apartment Theraphy.

Scott mengatakan sebagian besar virus bertahan selama berjam-jam, tetapi ada bakteri yang dapat bertahan selama beberapa hari di permukaan yang kering. " Risikonya adalah seseorang tanpa disadari atau tanpa sadar menyentuh permukaan itu, kemudian mereka mendekatkan tangan ke wajah mereka dan menginfeksi diri mereka sendiri," katanya.

 

3 dari 5 halaman

Apa saja barang yang wajib didisinfektan?

Gagang pintu, kunci rumah, remote TV, perangkat elektronik (seperti ponsel), dan gagang keran. Benda tersebut mungkin memiliki konsentrasi kuman yang lebih tinggi yang dapat membuat kita tertular penyakit. Bersihkan juga dinding, lemari, atau jendela.

Kebersihan yang ditargetkan berarti mendisinfeksi secara menyeluruh area-area tersebut. Terutama ketika seseorang di sekitar sakit. Pastikan membersihkan tempat yang tepat pada waktu yang tepat.

Prinsip higiene yang ditargetkan mengarah pada kontaminasi silang saat menyiapkan makanan, yang juga dapat menularkan patogen. Jika kita memotong ayam mentah di talenan, misalnya, kebersihan yang ditargetkan akan berarti mensterilkan talenan sebelum menggunakannya lagi dan mencuci tangan segera sebelum menyentuh makanan lain.
 

4 dari 5 halaman

3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Anak Demam

Dream - Munculnya demam merupakan tanda imunitas tubuh sedang bekerja keras melawan virus dan bakteri. Saat demam memang membuat tubuh sangat tidak nyaman.

Disertai rasa panas di mata, kulit, hingga nyeri dan sakit kepala. Bila hal ini terjadi pada anak tentunya orangtua sangat khawatir dan ingin demam segara hilang. Berbagai cara pun dilakukan agar demam bisa lekas turun.

Sayangnya, cara-cara yang dilakukan oleh orangtua justru sering kali salah dan justru bisa membuat demam pada anak makin parah. Dikutip dari KlikDokter.com, ada tiga hal yang tak boleh dilakukan pada anak demam. Penting untuk diingat oleh para ayah bunda.

Membalur tubuh dengan alkohol
Mitos lama yang berkembang di masyarakat adalah membalur tubuh dengan alkohol dianggap dapat menurunkan demam. Padahal, hal ini sama sekali tidak bermanfaat untuk menurunkan demam dan malah bisa meningkatkan risiko intoksikasi alkohol pada anak.

Mandi atau mengompres tubuh dengan air dingin
Kompres dengan air dingin atau mandi air dingin bukannya menurunkan demam malah bisa membuat anak menggigil dan membuat suhu tubuh jauh lebih meningkat dari sebelumnya.

 

5 dari 5 halaman

Meningkatkan dosis obat penurun panas

Memberikan terlalu banyak obat penurun panas kepada anak, atau mengombinasikan beberapa jenis obat dalam satu waktu sebaiknya jangan Anda lakukan. Bukannya menurunkan demam, cara seperti ini malah bisa membahayakan anak.

Sebab, konsumsi obat dengan dosis yang berlebih bisa membuat kerusakan organ, bahkan bisa menyebabkan kematian. Jadi, hindari sembarang memberikan obat pada anak tanpa terlebih dahulu memeriksakannya ke dokter.

Bila memang demam tak kunjung turun atau suhunya terus meningkat dan keadaan semakin parah, lebih baik segera periksakan ke dokter. Penjelasan selengkapnya baca di sini.

Beri Komentar