Magnet Di Usus Noah (Foto: 7 News Melbourne)
Dream - Anak usia 5 tahun memang penuh rasa ingin tahu dan penasaran. Setiap benda yang belum pernah dilihat atau dipegangnya, selalu ingin dimainkan bahkan dimasukkan ke mulut.
Seperti sebuah insiden yang terjadi di Melbourne, Australia. Noah (5) pada pertengahan Juli lalu, melakukan hal yang sangat membahayakan dirinya. Ia menelan 30 magnet bulat yang dia temukan di kulkas. Saat ia menelan, rupanya sang nenek yang sedang mengasuhnya tak berada di dekatnya.
Orangtua Noah baru menyadari ketika Noah mengeluhkan sakit perut yang amat sangat hingga menangis. Bocah itu pun langsung dilarikan ke rumah sakit. Sederet pemeriksaan dilakukan termasuk rontgen perut.
Hasilnya, diketahui ada benda asing yang menempel satu sama lain di ususnya. Dokter pun meneliti lebih lanjut, rupanya benda asing itu magnet yang biasanya digunakan untuk menempel kertas di kulkas. Total ada 30 magnet.
" Magnet sebenarnya berada di bagian atas pintu kulkas. Namun Noah menarik bangku, mengambil, memainkan dan kemudian menelannya. Setelah itu ia kesakitan hingga berguling di lantai dan ibuku meneleponku. Saat itu ia memang berada di rumah hanya bersama neneknya," ujar Christelle Lefau, ibu dari Noah, seperti dikutip dari 7 News Melbourne.
© Dream
Magnet tersebut masuk ke dalam usus dan menarik satu sama lain. Sehingga terlihat tampak seperti gelang berbentuk lingkaran.
" Kami langsung menjadwalkan pembedahan untuk mengeluarkan magnet-magnet tersebut. Terpaksa kami membuat 10 hingga 12 lubang untuk mengeluarkannya, kemudian kami jahit lagi satu per satu," ujar dr. Pacilli, dokter yang mengoperasi Noah dari Monash Children's Hospital.
Pembedahan untuk mengambil keseluruhan magnet membutuhkan waktu sekitar enam jam. Jika tak dilakukan secara cepat efeknya bisa mematikan.
Racun dari magnet bisa menyebar, Noah juga tak bisa makan dan sesak napas.
" Aku sangat menyesal, merasa bersalah, tapi operasi berjalan baik dan kini Noah sudah pulih. Semoga bisa jadi pelajaran bagi banyak orangtua di luar sana," kata Lefau.