Sering Merasa Kurang Baik Jadi Ibu Rumah Tangga? Lakukan Saran dari Psikolog

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 24 Januari 2023 19:00
Sering Merasa Kurang Baik Jadi Ibu Rumah Tangga? Lakukan Saran dari Psikolog
"Self love itu penting, ya. Apa yang dikerjakan, jangan lupa diapresiasi. Seringkali, sudah banyak yang dikerjakan, tapi merasa not good enough," kata Dessy Ilsanty.

Dream - Semua wanita pernah merasa kurang percaya diri, termasuk ibu rumah tangga. Apalagi, ibu rumah tangga maupun orangtua kini memiliki standar sendiri berdasarkan penilaian di media sosial. Sehingga, ibu semakin sulit merasa percaya diri.

Padahal, ibu rumah tangga memiliki banyak tugas dan peran. Tidak hanya mengurus rumah dan pasangan, ibu rumah tangga juga harus mengasuh anak, bahkan bekerja.

Jika ibu rumah tangga terus merasa minder atau kurang percaya diri, maka bisa mengurangi produktivitas. Padahal, kepercayaan diri bisa dibangun dengan melakukan beberapa kebiasaan sederhana. Salah satunya adalah mengafirmasi diri sendiri.

" Self love itu penting, ya. Apa yang dikerjakan, jangan lupa diapresiasi. Seringkali, sudah banyak yang dikerjakan, tapi merasa not good enough. 'Aduh capek, tapi nggak ada hasil'," tutur Dessy Ilsanty, Psikolog Klinis dalam peluncuran Royale Parfum Series by SoKlin Hijab Blue Sapphire di The Terrace, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa 24 Januari 2023.

1 dari 5 halaman

Ilustrasi Ibu Rumah Tangga© Shutterstock

Foto: Shutterstock

Meski tidak dapat menyelesaikan semua tugas rumah tangga, pekerjaan, atau hal lainnya, tapi ibu tetap harus mengapresiasi diri sendiri.

" 'Sudah melakukan banyak hal, capek, tapi semua berjalan dengan baik dan kita mampu'. Jadi, capek dan lelahnya menghasilkan hal positif. Membuat kita jadi lebih mudah percaya diri," katanya.

Selain itu, buatlah skala prioritas dalam bentuk daftar atau list. Tentukan juga pekerjaan yang harus ditangani sendiri dan bisa didelegasikan atau dibantu oleh orang lain. Sehingga, kamu lebih mudah menyelesaikan sesuatu.

2 dari 5 halaman

4 Pekerjaan Rumah yang Bisa Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Dream - Banyak ibu hamil yang selama mengandung kondisi tubuhnya sangat fit dan bisa melakukan banyak aktivitas. Biasanya hal itu membuat ibu jadi tak terlalu memperhatikan keamanan dirinya dan janin.

Terutama ketika melakukan pekerjaan rumah tangga. Sebenarnya ada beberapa aktivitas beres-beres rumah yang sebaiknya dihindari ibu hamil.

Hal ini demi mengurangi risiko yang bisa menyebabkan ibu terjatuh, mengalami keluhan lain yang juga bisa berdampak buruk pada kesehatan janin. Untuk ibu hamil, sebaiknya hindari empat aktivitas ini, ya.

Bersih-bersih menggunakan produk kimia
Ibu hamil sebaiknya menghindari kegiatan bersih-bersih rumah yang menggunakan pembersih zat kimia. Hal ini karena bahan-bahan pembersih yang tersedia di pasaran mengandung bahan kimia keras atau racun yang dapat berbahaya jika terkena kulit. Beberapa wanita juga mengalami lebih banyak sensitivitas pada kulit mereka selama kehamilan.

Selain itu, kegiatan bersih-bersih rumah juga seringkali memerlukan aktivitas yang ekstrem seperti membungkuk dan berjongkok, yang dapat menyebabkan saraf siatik meradang. Ketika hamil, ligamen dan persendian bisa melunak, yang membuat aktivitas biasa terasa lebih berat dibandingkan sebelum hamil.

3 dari 5 halaman

Membersihkan Kotoran Binatang Peliharaan

Ibu hamil bebas menyentuh hewan peliharaannya, namun hindari membersihkan kotoran hewannya. Hewan seperti kucing cenderung membawa parasit yang dapat ditularkan ke orang yang membersihkan kotorannya. Hal ini sering menyebabkan infeksi, yang berbahaya bagi kehamilan.

Ibu hamil© Shutterstock

Jika terpaksa harus membersihkannya sendiri, pastikan ibu hamil terlindungi dengan mengenakan sarung tangan, masker, dan pakaian outer untuk menghindari mikroba yang menempel pada pakaian. Setelah itu, mandi setelahnya agar selalu aman.

 

4 dari 5 halaman

Membersihkan Kamar Mandi

Bahan-bahan kimia dan bau yang terdapat pada pembersih toilet dan lantai berbahaya untuk kandungan. Wanita hamil mengalami peningkatan kepekaan terhadap aroma. Beberapa aroma yang biasanya bisa ditoleransi, terkadang memicu rasa pusing, mual dan muntah.

© Dream

Jika ingin membersihkan kamar mandi, pilihlah pembersih rumahan yang aman dan bebas bahan kimia. Pastikan jendela dan pintu terbuka selama membersihkan kamar mandi dan berada di ruang yang berventilasi baik untuk melindungi diri dan bayi dari aroma yang keras.

Memasang Tirai
Hindari melakukan aktivitas yang memerlukan naik tangga seperti memasang tirai dan membersihkan jendela. Risiko jatuh sangat tinggi karena kemampuan ibu hamil dalam menjaga keseimbangan menurun drastis. Terutama ketika mulai hamil besar.

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: MomJunction

5 dari 5 halaman

Beri Komentar