TikTok @rayy_dn
Dream - Anak-anak sekolah dasar (SD) biasanya mengenakan tas dengan model yang lucu. Penuh warna ceria dan dengan detail gambar seru. Kini rupanya sedang tren murid sekolah menengah atas (SMA), mengenakan tas murid SD yang berukuran mungil dan berdesain gemas.
Tren ini dimulai dari TikTok dan banyak akun pelajar SMA yang mengunggah video tersebut. Para pelajar ini janjian untuk ke sekolah mengenakan tas-tas lucu, lalu mengabadikannya berupa foto dan video.

Momen kocak itu pun diunggah di TikTok. Para pelajar SMA yang sudah berbadan besar tetap percaya diri mengenakan tas bocah SD.
@perked31_ anak SMA tas TK😂 #anaktk #sekolahngakak #tastk ♬ suara asli - (。♡‿♡。)

Beberapa akun yang mengunggahnya antara lain @rayy_dn, @perked31_ dan @kribowww_. Para pelajar SMA tampak kocak dengan tas mungil yang penuh warna.
@rayy_dn nostalgia sekarang kids!!! #nostalgia #tasanaksekolah #tasanaklucu #sman5bekasi ♬ original sound - Rayyy
Video yang viral itu sangat menghibur dan tentu saja mengundang banyak komentar warganet. " Trend apa lagi iniii," tulis salah satu akun.
" Liat begini aja dah ketawa," ungkap akun lain. Lihat videonya.
@kribowww_ comell😭🤣
♬ @Bayu SkakWork's original soundtrack - Bayu Skak
Dream - Menyiapkan satu atau dua anak untuk sekolah setiap pagi, pastinya sudah sangat repot. Mulai dari membangunkan, menyiapkan sarapan, seragam, bekal makan siang, memandikan dan mengantar.
Bagaimana jika ada lima anak yang usianya sama? Mungkin hal tersebut bisa langsung ditanyakan pada Lely Solihati, yang akrab disapa Amieh, ibu anak kembar lima di Cirebon, Jawa Barat.
Lima anaknya yang dikenal dengan sebutan AIUEO, yaitu Abbid Muhammad Akbar (A), Izzul Syaefuddin Al Akbar (I), Uqkail Fahul Akbar (U), Ezra Khayru Akbar (E) dan Oxy Abhitya Akbar (O), pekan ini sudah duduk di Sekolah Dasar (SD). Lewat akun Instagram @aiueos.greatfamzz, ia membagikan momen hari pertama SD, kembar AIUEO.

Para anak kembar ini oleh pihak sekolah dipisah dalam tiga kelas. Dari video mereka tampak semangat saat berkenalan dengan teman baru dan duduk manis di ruang kelas.

Sementara Izzul, harus dipapah oleh sang ibu dan bahkan digendong. Hal ini lantaran kakinya sedang terluka dan tak kuat untuk berdiri lama. Walau begitu, Izzul tetap semangat mengikuti aktivitas di sekolah.

Amieh juga menunggu hingga waktu sekolah selesai. Setelah pelajaran selesai, Amieh langsung dengan sigap menjemput kelima anaknya. Tentunya tak mudah ya, mengurus sekolah lima anak kembar setiap hari.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement