Alquran Braille dari Serpong

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 27 Juni 2016 12:27

Dream - Ada yang membedakan Yayasan Raudhatul Makfufin dengan pesantren untuk menimba ilmu agama Islam pada umumnya.

Pondok pesantren yang didirikan pada tahun 1983 oleh seorang guru almarhum R Halim Soleh ini, sebagian besar santri hingga pengurus yayasannya memiliki kekurangan dalam hal pengelihatan.

Dari rabun akibat katarak hingga kebutaan baik dari lahir atau karena kecelakaan. Sehingga yayasan tersebut lebih dikenal sebagai Taman Tunanetra.

Terletak di daerah Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Yayasan Raudhatul Makfufin menawarkan berbagai program seperti Program Pendidikan Paket A,B,C, Tahfidz Quran dan Pencetakan Alquran Braille.

Yayasan itu merupakan lembaga yang pertama kali bisa mencetak Al Quran Braille, menurut Ketua Pembina Yayasan Raudhatul Makfufin Bapak Ahmad, yayasan tersebut mampu mencetak sekitar 3 sampai 4 set Alquran Braille.

Menurut Ahmad, dibutuhkan keuletan dan perjuangan yang panjang untuk mampu mencetak firman untuk yang berkebutuhan.

Awalnya pada tahun 2000, yayasan itu mengajar 10 orang awas (normal indranya) untuk mengeja aksara Braille. Baik latin maupun arab dimana kesepuluh orang tersebut disiapkan untuk mengentry (menulis) Alquran Braille ke dalam bentuk perangkat lunak di komputer.

Namun pada akhirnya semuanya mundur di tengah jalan dengan alasan tidak ada jaminan akomodasi dan transportasi. Hingga akhirnya muncul pemuda alumnus pesantren di Kediri, Jawa Timur bernama Zainal.

Zainal akhirnya membantu Ahmad dan kawan-kawannya mengentry Alquran Braille, setelah semua berhasil mulailah mereka menyebar proposal untuk memohon bantuan biaya percetakan.

Usaha mereka pun tak sia-sia proposal pun sampai ke tangan orang nomer satu di Indonesia saat itu, BJ Habibie. Dari tangannyalah dana sebesar Rp 75 juta dapat dibelikan satu printer Braille.

Lambat laun pemerintah pun memberikan subsidi untuk memperbanyak Alquran bagi penyandang tunanetra, sehingga harga satu Alquran Braille dapat dijual hanya seharga 1,5 juta rupiah.

Alquran Braille itu pun saat ini telah dijual hingga ke Singapura dan Afrika Selatan. Harapan yayasan tersebut dengan adanya Alquran Braille tersebut firman Allah itu dapat dibaca dan dipahami bagi mereka yang tidak dapat melihat. (Ism, ANTARA/Muhammad Adimaja)

Alquran Braille dari Serpong

Alquran Braille untuk mereka yang berkebutuhan khusus.

Hak Cipta © DREAM.CO.ID
1/9
Alquran Braille dari Serpong
Alquran Braille dari Serpong
Alquran Braille dari Serpong
Alquran Braille dari Serpong
Alquran Braille dari Serpong
Alquran Braille dari Serpong
Beri Komentar