Terpapar Covid, Ashanty Sempat Kritis dan Mengaku Tidak Kuat

Reporter : Nur Ulfa
Rabu, 24 Februari 2021 12:23
Terpapar Covid, Ashanty Sempat Kritis dan Mengaku Tidak Kuat
Ashanty sempat dirawat di rumah sakit.

Dream - Anang Hermansyah akhirnya mengungkapkan kodnisi Ashanty yang saat ini tengah terpapar corona. Ashanty sempat drop bahkan dirawat di rumah sakit.

" Keadaan Bunda, lihat keadaan tambah drop. Kunci covid selain diobatin tapi suasana terbangun supaya gak kepikiran. Aku bawa bunda dan bunda dirawat di rumah sakit," kata Anang Hermansyah dalam channel youtubenya.

Kondisi Ashanty yang sempat drop, karena memiliki penyakit penyerta yaitu auto imun. Sehingga perlu perawatan intensif.

" Autoimun Bunda. Bahaya autoimun Bunda dan ini yang menjadi kompleks. Akhirnya ke rumah sakit ditemenin sama Jiel," kata Anang.

Malah kata Anang, sang istri sempat menyerah dengan keadaanya. Karena Ashanty mengeluh sesak napas. Anang sangat panik saat Ashanty mengaku tak kuat lagi menahan rasa sakit. Akhirnya Anang memutuskan Ashanty tetap di rumah sakit.

" Pulang dari rumah sakit Bunda drop. Sampai dia bilang 'aku nggak kuat nih, aku sesek banget'. Wah itu di rumah panik semua. Hari itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit," ungkap dia.

Permasalahan yang dihadapai Ashanty juga karena kekentalan darah yang bermasalah. Itu yang membuat kondisi Ashanty semakin drop.

" Memang Bunda naik turun lah. Imunnya naik turun, ketahanan tubuhnya naik turun. Jadi kemarin itu memang sempet ada masa kritisnya," jelas Anang. 

" Bunda itu sangat membingungkan kita semua karena memang D'dimer-nya tinggi. Ini bisa memicu bisa tidak tertangani kalau ini sampai tidak segera dibereskan dulu masalah pengentalan darahnya."

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

1 dari 3 halaman

Ashanty Idap Autoimun dan Terpapar Covid 19, Bagaimana Cara Penangananya?

Dream - Ashanty mengumumkan dirinya terpapar Covid-19 setelah memperoleh hasil tes swab PCR pada akhir pekan kemarin. Ashanty yang mengidap autoimun mengalami gejala demam, flu, batuk, serta sesak napas di malam hari sebelum dipastikan terpapar Corona.

" Setiap Minggu bunda pasti PCR kaena ada sakit bawaan. Terakhir swab tgl 8 Februari negatif. Sabtu kemarin antigen negatif dan semalam tiba-tiba meriang, flu, batuk, panas tinggi, sesak napas, tadi malam juga di PCR dan subuh hasilnya positif covid,"  tulis Ashanty pada instagram story.

Keluarga Ashanty© Keluarga Ashanty

Foto : @ashanty_ash

Ashanty tidak sendirian. Hampir seluruh keluarganya, kecuali Anang Hermansyah dan putra bungsunga, juga terkonfirmasi positif Covid-19. Aurel Hermansyah, Azriel Hermansyah dan Arsy Hermansyah dinyatakan ikut tertular wabah dari virus Sar-CoV-2 tersebut.

" Akhirnya semua di rumah chek juga dan yang positif juga kakak Loly, Arsy dan Jiel. Tolong doanya ya teman-teman semuanya,"  tulis Ashanty.

2 dari 3 halaman

Punya Penyakit Autoimun

Jauh sebelum dinyatakan Covid-19, wanita berusia 36 tahun ini mengaku memiliki penyakit autoimun dan sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Penyakit autoimun merupakan kondisi sistem kekebalan tubuh seseorang yang seharusnya melindungi tubuh dari infeksi virus dan bakteri justru menyerang antibodinya sendiri karena dianggap sebagai benda asing.

Menurut dr. Chaerunisa Utami dari klikDokter, orang yang memiliki kondisi autoimun memang lebih rentan terkena coronavirus ketimbang orang lain yang tidak memiliki kondisi tersebut.

" Orang yang memiliki autoimun, kan, sistem imunnya rendah. Bahkan, sistem imunnya menyerang sel-sel dalam tubuh yang sebenarnya baik. Jadi, bukan tidak mungkin kondisi tersebut akan memburuk ketika ada virus corona dalam tubuh pasien," ujar dr. Chaerunisa dikutip Dream dari KlikDokter, Senin 15 Februari 2021.

3 dari 3 halaman

Bagaimana Perawatannya?

dr. Chaerunisa juga menegaskan, buruk atau tidaknya kondisi autoimun ini hanya bisa dipastikan lewat sejumlah tes yang dilakukan di rumah sakit.

Jika pasien tetap mengikuti prosedur perawatan yang ditentukan dan tetap mengonsumsi makanan, minuman, dan vitamin secara teratur, maka kondisi autoimun tidak akan makin buruk.

Langkah awal yang paling dianjurkan adalah dengan mengikuti semua pengobatan yang dianjurkan oleh dokter di rumah sakit. Obat yang disediakan pun juga harus diminum hingga tuntas dan pastikan makan makanan bergizi secara teratur.

dr. Chaerunisa menegaskan jika memiliki gejala-gejala virus corona, sebaiknya jangan menunda untuk cek ke rumah sakit agar penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin.

" Tidak hanya untuk penderita penyakit autoimun, ya. Anda yang tidak punya gangguan tersebut juga harus segera cek kondisi dan melakukan rapid test dari pemerintah jika mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk, flu, sakit tenggorokan, dan sesak napas," kata dr. Chaerunisa lagi.

 

Beri Komentar