Dream - Terinspirasi dari kegemarannya pada ajang kontes musik, seorang pria memutuskan menggelar ajang hampir serupa namun dengan platform lebih maju. Bahkan si penggagas ini berani menawarkan hadiah senilai US$ 1 juta (sekitar Rp 13 miliar) dalam bentuk kontrak.
Pria tersebut adalah Dr Anthony Karim Adam. Dia CEI sekaligus salah satu perintis Tulwe Inc. Perusahaan teknologi dari Silicon Valley, AS ini baru saja meluncurkan kontes musik global yang pertama di Dubai.
Hingga 1 Februari 2017, Tulwe Inc akan berkeliling dunia mencari penyanyi berbakat dari berbagai negara. Kontestan pun tak harus pergi ke luar negeri. Mereka cukup meredam dan mengunggah video ke platform Tulwe.
Menurut Adam, aplikasi Tulwe tidak akan bersaing langsung dengan kontes musik televisi yang sudah beredar selama ini. " Namun, tidak memungkiri kemungkinan jika interaksi dalam aplikasi semakin ramai, maka Tulwe bisa menjadi saingan terhadap acara-acara tersebut," ujarnya.
Ide Adam untuk menggelar kontes musik online ini dilatarbelakangi oleh ketidakmampuan peserta berbakat yang perlu menempuh perjalanan yang jauh hanya untuk mengikuti audisi. Namun, tidak jarang juga yang hadir mengikuti audisi, namun tidak memiliki bakat sama sekali.
“ Jika peserta buruk saja bisa mengikuti audisi, mengapa kita tidak menyediakan kesempatan yang sama bagi orang-orang daerah kecil yang berbakat namun tidak mempunyai modal untuk berangkat ke kota-kota besar?” ujar Adam.
Tak hanya Tulwe yang menjadi perhatian Adam. Berangkat dari ahli ilmu komputer, Adam yakin perusahaan di lima tahun mendatang takkan berlomba merebut pembeli. Mereka justru fokus ke interaksi orang-orang dalam media sosial.
Berbasis pemikiran ini, salah satu strategi Tulwe dalam mendorong interaksi dalam aplikasi mereka adalah pemberian beasiswa akademis.
“ Jika anda memperhatikan program akademis kami, pilihan-pilihan calon penerimanya berasal dari negara berkembang,” ujar Adam. Ia merasa bahwa seringkali kelompok orang inilah yang memiliki hambatan finansial dalam mengejar pendidikan.
Advertisement