Bagi-Bagi Sembako Tengah Malam, Arie Untung Sempat Dikira Maling

Reporter : Amrikh Palupi
Rabu, 15 April 2020 06:24
Bagi-Bagi Sembako Tengah Malam, Arie Untung Sempat Dikira Maling
Ini kata Arie Untung.

Dream - Arie Untung melakukan aksi sosial untuk mengurangi beban masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19 di Indonesia. Suami Fenita Arie itu membagikan kebutuhan pokok di sekeliling rumahnya.

Namun cara yang dilakukan Arie sedikit berbeda dari kebanyakan artis. Ayah tiga anak itu membagikan sembako tengah malam dengan memberkan langsung dari rumah ke rumah.

Uniknya lagi, Arie langsung meletakan sembako yang ia sudah bungkus di dalam plastik di depan rumah warga tanpa diketahui pemilik rumah. Namun sebelum membagikan sembako dari rumah ke rumah, Arie sudah berkoordinasi dengan RT setempat demi keamanan.

arie untung bagikan sembako tengah malam© arie untung bagikan sembako tengah malam

" Beliau RT di rumah saya, beliau yang koordinasi. Insya Allah kita lakuin hari ini mungkin setiap minggu, atau seminggu dua kali. Terimakasih pak RT," kata Arie Untung dikutip Dream dari Youtube Cerita Untungs, Selasa 14 April 2020.

" Jadi kita cari tempat yang membutuhkan. Taruh (sembako) tinggal, taruh (sembako) tinggal. Deket-deket rumah saja," imbuh Arie.

1 dari 6 halaman

Disangka Maling

Pria 44 tahun ini mengaku sedikit tegang saat memberikan sembako tengah malam tanpa diketahui warga. Namun ia merasakan kenikmatan bisa membantu orang-orang disekelilingnya yang membutuhkan.

arie untung bagikan sembako tengah malam© arie untung bagikan sembako tengah malam

" Alhamdulilah, menegangkan. Tapi rasanya nikmat. Temen-temen pasti bisa menjalanin nggak perlu pakai modal besar semampunya aja. Ini yang diajarkan para guru-guru kita," kata Arie.

" Kalau kita mau menggalang dana, sedekah, tempat jauh, transfer, tapi tetangga kita belum? Aduh, yang pertama adalah orang-orang terdekat. Saudara kita, orangtua, keluarga kita, tetangga, baru sudah lebih tembak keluar," imbuhnya.

arie untung bagikan sembako tengah malam© arie untung bagikan sembako tengah malam

Saat membagikan sembako, Arie juga mengalami kejadian lucu. Sebab, ia sempar dikira maling karena seperti mengendap-endap saat memberikan sembako dari pintu ke pintu rumah warga.

" Saya lari ke dalam, gelap-gelapan, tapi tegang, orang lihatin kayak kita mau maling, ada yang mau labrak kita 'ngapain!' (saya bilang) 'ngasih sembako pak'," kata Arie sambil tertawa.

Sumber : youtube.com

2 dari 6 halaman

Arie Untung: Ada Virus Lebih Bahaya dari Corona

Dream - Arie Ungung melakukan imbauan pemerintah untuk melakukan social distance guna mencegah penularan virus corona baru, Covid-19. Arie dan keluarganya melakukan aktivitas di rumah bersama istri dan anak-anaknya.

Dalam foto yang diunggah ke Instagram, Arie menunjukkan istri dan keempat anaknya tengah bersantai di atas sofa. Arie Untung rupanya memanfaatkan imbauan pemerintah itu untuk berkumpul bersama anak-anaknya.

"  Tapi kalo kita fikir2 ini kaya “ hadiah” sih. Bayangin aja biasanya kita tuh sibuk sendiri2 Anak ngapain ortu ngapain sekarang?. Kita kaya di kasih waktu quality time. Cuma hang out dengerin curhatan anak, anak bisa denger nasihat ortu. Kebersamaan malah jadi terasa full," tulis Arie Untung dikutip Dream pada Rabu 18 Maret 2020.

unggahan arie untung© unggahan arie untung

Lewat unggahan lain, Arie Untung menyatakan sebenarnya ada penyakit lain yang tak kalah berbahaya daari virus corona baru yang selalu dihadapi oleh masyarakat dunia. 'Virus' itu, kata Arie Untung, adalah kelaparan.

 

   

3 dari 6 halaman

8000 Anak Meninggal Dunia Setiap Hari


unggahan arie untung© unggahan arie untung

Menurut Arie, data menunjukkan bahwa 8.000 anak meninggal dunia akibat kelaparan. Arie juga mengunggah penampakan tiga bocah yang mengalami gizi buruk, tubuhnya kurus.

"  LEBIH BERBAHAYA DARI CORONA. Ada virus yg kebih berbahaya dari Corona Namanya “ kelaparan” sekitar 8000 anak meninggal di dunia perharinya. Padahal vaksinnya ada dimana2 namanya “ makanan” Tapi ngga viral kan? Knp? Soalnya virus “ kelaparan” Ngga bikin orang kaya meninggal," kata Arie Untung.

" Data: ada 350 an pasien dalam pengawasan Corona.Tapi ada 22juta org indonesia kelaparan kronis dari 25 juta rakyat miskin. Mana yg lebih ditakutin? Cm ngingetin itu aja sih. #muhasabahdirijugaseringlupa" imbuhnya.

4 dari 6 halaman

Dukungan

Berbagai respons dituliskan oleh warganet. Kebanyakan dari komentar sependapat dengan ayah tiga anak itu.

"  pemerintah dan media tutup mata kalo masalah orang miskin mah soalnya ga bisa di jadiin ladang bisnis. sungguh ironis negeriku,"  tulis akun @ateprobihanggara.

" Setuju banget...,"  kata akun @cupink_topan.

" Yuuppp... gizi buruk itu spt fenomena gunung es, puncaknya keliatan dikit, tp didlmnya sangat banyak,"  tulis akun @dewifakhirah.

5 dari 6 halaman

Unggahan Arie Untung Soal Salah Paham Picu Perdebatan

Dream - Arie Untung mengunggah sebuah cerita yang menggambarkan tentang kesalahpahaman.  Dalam unggahannya, suami Fenita itu juga menyinggung soal orang yang diperkarakan karena membicarakan topik tertentu untuk kalangannya sendiri. 

Mantan presenter yang telah memutuskan berhijrah itu memulai ceritanya tentang obrolan sepasang suami istri yang bisa berbahasa Jawa membicarakan tetangganya yang kemalingan. Arie menuliskan cerita itu dengan judul Padang.

Dalam cerita yang ditulis Arie tersebut, sepasang suami ini malah menjadi sasaran massa karena percakapan mereka didengar orang lain. 

Berikut cerita yang dituliskan oleh Arie Untung.

" PADANG Suatu hari Di rumah suami istri asal jawa ngobrol tentang kasus kemalingan.

“ Ono kemalingan buk ning omahe Pak Ucok”
“ Lho jam piro pak?”
“ Jam 7 pagi”
“ Walaaah Padang padaang kok nyolong”

Kebetulan
Ada tetangga yg merekam
Kemudian diperdengarkan di kelurahan
.
Sampailah pada sebuah kesimpulan “ Waah orang jawa itu telah menuduh orang padang yg mencuri” (Bhs jawa, padang = terang).

Arie Untung© Arie Untung

Menurut Arie cerita percakapan tersebut menggambarkan tentang kesalahpaham yang kerap terjadi karena perbedaan budaya. Padang dalam bahasa Jawa berarti terang. Sementara orang yang tak mengerti bahasa Jawa malah mempersepsikannya dengan suku bangsa di Indonesia. 

"  Salah faham? Yes. Sengaja? Tergantung niat,"  tulisnya.

Dalam tulisan lanjutannya, Arie sempat menyinggung tentang orang yang dianggap melanggar etika karena kesalahpahaman tersebut. Apalagi jika perbincangan itu khusus dilakukan untuk kalangan sendiri. 

" Nah zaman ini berbicara dng yg sefaham di “ rumah”nya sendiri Untuk kalangan rumah tersebut, adalah sesuatu yg dicari2 sebagai pelanggaran etika," kata Ari.

Presenter dan mantan penyiar ini menilai jika seseorang yang sengaja menyebarkan atau merekam pembicaraan private sebetulnya bisa dianggap melanggar hukum dan dipidanakan.

" Yg salah yg ngobrol afau yg menyebarkan agenda privasi ini? Padahal dalam kasus hukum menyebar luaskan pembicaraan private adalah sesuatu yg melanggar hukum (Contoh rekaman tel yg pernah viral dll)," tuturnya.

Meski tak menyebutkan secara jelas cerita itu ditujukan ke siapa, unggahan Arie banyak dikaitkan netizen dengan berita mengenai Ustaz Abdul Somad (UAS) yang dianggap menyinggung agama lain dalam ceramahnya. UAS dalam pembelaannya mengatakan jika ceramah tersebut disampaikan untuk kalangan internal dan jawaban terhadap pertanyaan salah seorang jemaah.

6 dari 6 halaman

Ramai komentar warganet

Unggahan pria 43 tahun ini langsung ramai memicu perdebatan di akun Instagramnya. Beberapa netizen mendukung postingan Arie dan menegaskan dukungannya untuk membela UAS.

"  Aq tetap diurutan terdepan membela uas..Allohuakbar,"  tulis akun @irieloneheart.

" Didalam Al-quran telah disebutkan. Tidak akan senang mareka2 (yahudi) kalau Islam itu belum binasa diatas muka bumi ini. I Love UAS,"  kata akun @iswadi_nanak.

" #save ustadz abdul somad,"   tulis akun @amsah_enuh.

Beberapa netizen lain mencoba berkomentar netral seraya berharap agar mereka bisa menelaah setiap kasus yang muncul dan tetap mengedepankan NKRI.

" Moga masyarakat kita tambah pinter menelaah setiap persoalan secara objektif, tdk mudah terprovokasi. SARA adalah bahan baku paling mudah digoreng di Indonesia. Mari bergandengan tangan, jng biarkan musuh memporak-porandakan bangsa kita. BHINNEKA TUNGGAL IKA & SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA!! JAYA INDONESIA," tulis pemilik akun @yr_sukadji.

Pemilik akun lain, jeffreyzain12, turut berkomentar jika masing-masing agama sebaiknya mengedepankan diskusi serta berhati-hati menyampaikan ceramah meski di hadapan jemaahnya sendiri. 

"  Sekarang meskipun tertutup, hati2 memberikan nasehat2 atau ceramah2, harus memilih kosakata yg tepat. G usahlah membicarakan Tuhan berdasarkan persepsi agama lain tanpa berdialog langsung dgn penganut agama yg sedang dibicarakan, apalagi sampe senggol2 dikit konsep keyakinan mereka, QS Al An 'am; 108,"  tulisnya.

Beri Komentar