Instagram Adipati Dolken
Dream - Beralasan tidak sesuai dengan fakta sejarah, Didi Mahardika cucu dari Soekarno mengajukan somasi terbuka terhadap film Soedirman yang dibintangi aktor muda Adipati Dolken. Didi mengatakan film tersebut membutuhkan revisi dan harus diluruskan terkait sejarah.
" Intinya ingin meluruskan sejarah, saya ingin mengkaji. Kalau ini ada yang salah berarti harus ada yang direvisi dan diluruskan," ujar Didi Mahardika ditemui di Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat, Rabu 9 September 2015.
Menurut Didi, dengan melayangkan somasi tersebut bukan berarti menentang atau melewan. " Kita bukan menentang atau melawan, kita disini mau merevisi dan mengkaji ulang, mereka dapat referensi dari mana membuat film sejarah seperti ini," kata Didi.
Didi khawatir film ini menyesatkan, " Takutnya generasi selanjutnya akan bingung. Menyesatkan karena mereka menganggap mana sejarah yang bener," tambah Didi.
Dan berikut ini isi somasi yang dilayangkan Didi :
1. Menghentikan film itu di dalam dan luar negeri dan merevisi adegan yang dapat memicu permusuhan antar generasi.
2. Menyatakan permintaan maaf ke seluruh rakya Indonesia secara tertulis adegan film Jenderal Sudirman.
3. Apabila dalam waktu lambat 7 hari somasi dilayanggkan tidak dipenuhi maka pengirim somasi akan melakukan upaya hukum berupa somasi kedua sesuai perundang-undang yang belaku. (Ism)
Advertisement
5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability

Menunggu Nasi Goreng Megawati, Pertemuan Prabowo Belum Usai

IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability


IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset