Marshanda (Foto: @marshanda9)
Dream - Marshanda mengaku mendapatkan body shaming di media sosial. Ia bahkan mengunggah screenshot perundungan itu ke Instagram.
Dalam screenshot itu, mantan istri Ben Kasyafani tersebut diejek gemuk oleh seorang netizen. " Cha gemuk banget @marshanda99," tulis netizen.
Mendapatkan komentar tersebut, ibu satu anak ini langsung membalasnya. Bukannya marah, pemeran Lala di sinetron Bidadari ini memberikan jawaban bijak.

Menurutnya, berat badannya bukanlah hal penting yang bisa menentukan nilai dirinya di mata orang lain.
" So? Kekerenan gue gak diukur dari berapa KILOGRAM hasil timbangan gue," balas Marshanda.
Unggahan Marshanda ini langsung mendapatkan respons warganet. Mereka ikut membela Marshanda karena memiliki pengalaman yang sama seperti dirinya.
" Saya gemuk dan saya bangga," tulis akun @andyyuniverse.
" Iyalah Cha. Aku juga gitu, yang penting hidupku bahagia,,, gak perduli berat badan. Hahahaha," kata akun @adelima_tindaon.
" yang penting cantik. Semangat Cha..... Selalu jadi motivasi buat orang lain," tulis akun @chrisninaoctha.
Dream - Marshanda memberi tanggapan soal disebut sudah tak laku lagi karena jarang tampil di televisi.
Melalui akun instagramnya, ibu satu anak ini memberikan jawaban bijak kepada pertanyaan nyinyir yang dilontarkan netizen.
" Gue pernah baca komen netizen dan diinterview dan kayak ada yang melontarkan kalimat kayak 'Wah Marshanda sudah nggak laku lagi sekarang', terus gue kayak wondering sih. Kayak gimana ya perasaan gue denger kata-kata itu," kata Marshanda dikutip Dream, Senin 28 Maret 2022.
Marshanda justru jadi teringat kala remaja banjir tawaran sinetron. Ia penasaran jika saat itu dia mendapatkan pertanyaan menohok tersebut.
" Bahkan kalau ditanya gue waktu umut 15 tahun, zaman shooting apapun itulah sinetron jaman dulu gue yang banyak banget. Gue juga nggak tahu umur 32 gue akan ngerasa apa saat ditanya kalimat seperti itu, dan gue lagi nggak banyak muncul sekarang di media ataupun TV," imbuhnya.

Mantan istri Ben Kasyafani mengaku tidak sakit hati dengan pertanyaan menohok dari netizen. Ia justru merasakan hal luas biasanya saat dirinya sudah jarang tampil di media atau pun di televisi.
Ia bisa bersantai dan lebih membahagiakan diri sendiri dan orang lain yang merasakan keterpurukan dalam hidupnya.
" Dan ternyata gue ngerasa baik-baik aja. Dan gue baru sadar bahwa yang gue cari dari hidup, kepuasaan itu datang dari bukannya kuantitas gue muncul di media tapi dari gimana gue bisa memberikan harapan sama orang yang lagi down atau mungkin punya mental health challenge like me," tuturnya.
Selain itu saat dirinya terbuka tentang sakit yang dialaminya, wanita yang akrab disapa Chaca ini bangga karena bisa memberikan harapan dan motivasi kepada orang lain.
" Saat gue open up bipolar disorder gue. Dan itu raising awareness di Indonesia tentang mental health. Dan gue bisa merubah banyak hidup orang karena mereka jadi punya harapan dan survive, maju seperti gue itu lebih penting dari 'laku' di dunia entertainment buat gue," ucap Marshanda.
Dream - Marshanda termasuk salah satu selebritis yang berani terbuka dengan kehidupan pribadinya. Salah satunya adalah Marshanda yang tak malu lagi menyembunyikan penyakit gangguan mental bipolar yang telah sejak lama diidapnya.
Ibu satu anak itu mulai menyadari kepribadiannya yang terganggu sejak 15 tahun silam.
" Begitu aku tahu aku punya mental illness, what? gue sakit jiwa. Gue shocking, gue alamin 4 tahun, aku menyangkal kenyataan yang aku dapatkan," ucap Marshanda di akun instagram Ms Learning and Grow.
Meski awalnya kaget dan tak percaya dengan ganguan mental yang diidapnya, Marshanda tetap berusaha berpikir positif. Dia meyakini semua yang terjadi dengannya merupakan rencana Tuhan.
View this post on InstagramSebuah kiriman dibagikan oleh MS Learning & Grow (@mslearningandgrow)
" Ternyata Allah punya rencana besar, dia menanamkan sebuah challenge. Tapi Allah menanamkan keberanian buat aku untuk sharing kepada masyarakat," ungkapnya.
Di sisi lain, Marshanda melihat banyak orang yang mengaku mengalami gangguan mental tanpa terlebih dahulu memeriksakan kesehatannya ke dokter. Marshanda mengajak masyarakat untuk memeriksakan diri ke profesional dan tak hanya mengandalkan informasi dari situs.
" Mental illness harus dicek sama orang profesional. Bukan cuma baca karakteristik di Google lantas bilang 'wah ini gue banget, lalu dia announce ke temen-temennya kalau dia bipolar," tutur dia.(Sah)