Rihanna (www.vdare.com)
Dream - Penyanyi terkenal Amerika Serikat, Rihanna, menerima gelombang komentar setelah ia berkicau di Twitter dengan hashtag '#FreePalestine' pada Senin pagi. Namun kicauan Rihanna segera dihapus setelah tampil hanya delapan menit.
Hashtag itu kembali diretweet sebanyak 7.000 kali oleh follower Rihanna sebelum akhirnya dihapus, menurut NY Mag dikutip laman Alarabiya, Kamis 17 Juli 2014.
Rihanna menghapus kicauan dukungan kepada Palestina itu setelah mendapat respon negatif dari fansnya. Banyak yang mempertanyakan dukungan nyata dia untuk Hamas, penguasa Jalur Gaza, tulis situs hiburan TMZ.
Disebutkan TMZ, Rihanna mengaku tidak bermaksud untuk nge-tweet dengan hashtag tersebut. Dia baru menyadarinya setelah mendapat banyak tanggapan negatif.
" Dia menghapusnya karena tidak pernah bermaksud demikian. Dia bahkan tidak menyadari tweet itu sampai ia mendengar protes fansnya,' kata seorang sumber yang dekat dengan penyanyi tersebut kepada TMZ.
Rihanna membaca tentang konflik Israel-Gaza, khususnya tentang tiga remaja Israel yang terbunuh awal bulan ini dan pembunuhan Mohammed Abu Khdeir setelahnya. Abu Khdeir adalah seorang warga Palestina berusia 16 tahun tewas dalam serangan balas dendam oleh warga Israel. (Ism)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak