Kenapa Film Ben & Jody Jadi Genre Action?

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 19 Januari 2022 11:58
Kenapa Film Ben & Jody Jadi Genre Action?
Berbeda dengan film sebelumnya, yakni Filosofi Kopi dan Filosofi Kopi 2. Film Ben & Jody akan menyajikan sesuatu yang berbeda, karena mengusung genre aksi.

Dream - Film Ben & Jody menjadi lanjutan film dari Filosofi Kopi 2 yang tak hanya menyuguhkan kisah drama, namun juga mengusung genre aksi. Chicco Jerikho sebagai pemain sekaligus produser dan Sutradara Angga Dwimas Sasongko mengaku sengaja mengusung genre aksi dalam film terbaru mereka, Ben & Jody. Hal ini dikarenakan mereka ingin menyajikan sesuatu yang berbeda.

" Sebenarnya kita memang sengaja, saya, Rio Dewanto dan Angga ingin men-challenge diri kita. Setelah kita merampungkan Filosofi Kopi 1 dan 2, what's next, masa kita mengulang lagi? tentang dua sahabat yang membuat kopi," kata Chicco Jerikho dalam press conference, Rabu, 18 Januari 2022.

Setelah melalui proses diskusi, mereka akhirnya memutuskan untuk mencoba genre aksi. Tak hanya itu, mereka juga mengubah judul filmnya menjadi Ben & Jody.

" Kalau sebelumnya film Filosofi Kopi dan Filosofi Kopi 2 menampilkan dua sahabat yang fokus pada bisnis kopinya. Kali ini Ben & Jody, masih tetap sama kok menampilkan bromance antara karakter Ben dan Jody, namun terlihat nih self defense mereka ketika dihadapkan suatu masalah yang mau nggak mau mereka harus mempertahankan dirinya," jelas Angga.

1 dari 2 halaman

Meski demikian, film ini disebut tidak meninggalkan ciri khas film Filosofi Kopi yang selalu mengangkat isu sosial.

Rio mengatakan bahwa Ben & Jody kali ini berbicara tentang isu agraria yang disebut lebih penting daripada sekedar membahas kopi. Menurut mereka, profesi barista dan bisnis kopi sudah sangat maju.

" Kita lihat isu apa lagi yang bisa dibicarakan ya? Kita bicarakan sesuatu yang lebih besar, yaitu tentang masyarakat adat di sebuah desa," tutur Chicco.

Warna baru yang diusung dalam film Ben & Jody disebut Rio dan Chicco juga sebagai bentuk penghormatan untuk mendiang Glenn Fredly. Glenn disebut Chicco sempat meminta dirinya, Rio, dan Angga untuk membuat kisah Ben dan Jody yang baru.

 

2 dari 2 halaman

Sementara itu, karakter Ben dan Jody dalam film ini disebut Rio Dewanto masih sama seperti dalam film terdahulunya. Yakni, Ben seorang barista di Filosofi Kopi dan Jody yang mengurus manajemennya.

Dalam mendalami adegan perkelahian, para pemain termasuk Rio dan Chicco dipandu oleh Yayan Ruhian yang berperan sebagai Aa Tubir yang merangkap sebagai Fighting Choreographer film Ben & Jody.

Film Ben & Jody akan tayang perdana pada 27 Januari 2022. Film ini masih akan diperankan oleh Chicco Jerikho sebagai Ben dan Rio Dewanto sebagai Jody. Kali ini dikisahkan kedua karakter tersebut akan berhadapan dengan situasi antara hidup dan mati yang tak pernah mereka bayangkan. Di mana mereka berdua akan berhadapan dengan gerombolan pembalak liar pimpinan Aa Tubir yang diperankan Yayan Ruhian.

Beri Komentar