Seluruh Pemain Film Ngawur (Foto : Nur Ulfa/Dream)
Dream - Produser film berjudul Ngawur, Tio Pakusadewo, membantah telah menjiplak film bergenre horor, Danur yang dibuat rumah produksi MD Entertainment. Sebelumnya perusahaan tersebut telah telah melayangkan teguran kepada rumah produksi SAS Film.
Menurut Tio, film yang diperankan oleh Ricky Harun, Kesha Ratuliu, Amink, dan Tio Pakusadewo tak pernah berniat menjiplak film Danur.

" Mengenai surat dari MD, saya hanya menanggapi, ada beda parodi dan plagiat. Kalau parodi menceritakan ulang dengan sudut padang yang berbeda, kadang bagus atau ekstrim dan lainnya," kata Tio Pakusadewo saat konferensi pers film Ngawur, di Kawasan Bangka, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Juli 2017.
Tak hanya MD Entertainment, Tio mengungkapkan, pihak MD Picture yang bernaung di bawah MD Corp juga akan membawa masalah ini ke jalur hukum.
Sementara MD Entertainment dituding akan menggagalkan penayangan film Ngawur di seluruh bioskop Indonesia.
Menghadapi ancaman tersebut, Tio mengaku takkan gentar menghadapinya. " Ya silahkan kalau berikan surat keberatan. Kita tidak mau ribut sampai pengadilan terhadap tuntutannya," tambahnya.
Hingga kini, Tio dan para pemain lainnya masih menunggu itikad baik MD Entertainment. Baginya, film Ngawur sangat berbeda dengan film Danur.
" Film Danur bisa meyakini setan itu ada dan diperlakukan seperti selayaknya. Di film ini anak kecil kita ajarkan untuk tertawakan setan itu. Jadi kita mengajarkan anak-anak lebih berpikir positif. Hal itu tidak perlu ditakutkan. Ketawa aja. Itu hak mereka nuntut," imbuhnya.
film Ngawur mengadopsi alur cerita dari film layar lebar yang diangkat dari sebuah novel berjudul Danur. Tetapi unsur parodi diadaptasi dari momen-momen ikonik beberapa film, yaitu Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2, Membabi buta, Rumah Malaikat, My Stupid Boss, The Conjuring, Sadako, dan Thor.(Sah)