Alasan Galih Ginanjar Ogah Tanda Tangani Surat Penahanan

Reporter : Nur Ulfa
Jumat, 12 Juli 2019 18:23
Alasan Galih Ginanjar Ogah Tanda Tangani Surat Penahanan
Rey Utami dan Pablo Benua mau menandatangani surat penahanan. Namun Galih Ginanjar menolak.

Dream - Galih Ginanjar sudah dijebloskan ke tahanan setelah menjadi tersangka kasus 'ikan asin'. Meski demikian, suami Barbie Kumalasari itu tidak mau menandatangani surat penahanan.

" Galih Ginanjar tidak mau menandatangani surat perintah penahanan, tapi itu tidak masalah," ucap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di kantornya, Jakarta, Jumat 12 Juli 2019.

Berbeda dengan Galih Ginanjar, dua terangka lain kasus ini, Rey Utami dan Pablo Putera Benua, bersedia memaraf surat penahanan.

Saat dikonfirmasi, Galih Ginanjar tidak mau menjelaskan penolakannya untuk menandatangani surat penahanan yang disodorkan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

" Nanti sama kuasa hukum ya," ujar Galih.

1 dari 5 halaman

Tak Ada Pengacara

Istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari, mengatakan bahwa sang suami tak mau menandatangani surat penahanan karena sedang tidak didampingi oleh pengacara.

" Karena kuasa hukumnya lagi di luar kota. Kan  semalam itu 1x24 jam. Jadi bukan Galih enggak mau tanda tangan, karena enggak ada luasa hukumnya," kata Barbie Kumalasari.

Karena para pengacaranya sedang berada di luar kota, Barbie pun datang ke Mapolda Metro Jaya sendirian saat hendak melihat kondisi Galih Ginanjar.

" Makanya ini aku baru datang karena kuasa hukumnya di luar kota," tutur Barbie.

2 dari 5 halaman

Vlog Ikan Asin

Kasus ini bermula dari vlog yang diunggah ke kanal Youtube Rey Utami dan Pablo Benua. Dalam vlog itu, Galih Ginanjar menjadi bintang tamu. Sementara Rey Utami menjadi pembawa acara.

Dalam perbincangan itu, Rey Utami bertanya kepada Galih penyebab perceraian dengan mantan pasangannya. Galih pun memberi penjelasan, di antaranya karena 'bau ikan asin'.

Istilah itulah yang kemudian ramai dibicarakan oleh warganet. Banyak yang yakin Galih Ginanjar sedang menyindir mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.

Karena video itulah, Fairuz A Rafiq yang didampingi pengacara, Hotman Pariz, melaporkan Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua, ke Polda Metro Jaya.

Kini, ketiga orang tersebut telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan.

3 dari 5 halaman

Berompi Oranye, Galih, Rey, dan Pablo Dijebloskan ke Tahanan

Dream - Penyidik Polda Metro Jaya resmi menahan tiga tersangka kasus 'ikan asin'. Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Putera Benua, digiring ke rumah tahanan Polda Metro. 

" Setelah melakukan pemeriksaan penyidik mendapat surat perintah penahanan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro, Komisaris Besar Argo Yuwono, di kantornya, Jakarta, Jumat 12 Juli 2019.

 rey utami

Foto : Nur Ulfa/Dream

Sebelum ketiga tersangka dijebloskan ke tahanan, mereka harus menjalani pemeriksaan kesehatan di Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro.

Setelah pemeriksaan kesehatan itulah, Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua, digelandang ke Rumah Tahanan Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Mereka akan ditahan selama 20 hari ke depan.

 pablo benua

Foto : Nur Ulfa/Dream

" Jadi, mulai hari ini, penyidik resmi mengeluarkan surat perintah penahanan untuk ketiga tersangka," tutur Argo.

4 dari 5 halaman

Kondisi Terkini Galih Ginanjar

Dream - Sudah lebih dari 24 jam tersangka kasus Ikan Asin, Galih Ginanjar menginap di tahanan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Bagaimana kondisi mantan suami Fairuz A Rafiq itu? 

 galih ginanjar

Foto : Nur Ulfa/Dream

" Alhamdulillah sehat cuma kurang tidur aja," kata Kumalasari saat di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juli 2019.

Memang kata Kumala, selama berada di Polda Metro Jaya Galih terus menjalani pemeriksaan. Jadi, menurut Kumalah, suami sirinya itu memang kurang istirahat. 

" Ruangannya terbatas, enggak bebas. Nggak ada tempat tidur juga," tuturnya.

Meski begitu, lanjut Kumalasari, Galih tetap bersikap kooperatif dan terus menjalani proses hukum ini dengan baik.

" Kita tetap menghormati proses hukum ya. Jadi doain aja yang terbaik," imbuhnya.

5 dari 5 halaman

Temuan Mengejutkan Polisi di Rumah Pablo Benua dan Rey Utami

Dream - Penyidik Polda Metro Jaya mengaku tak menemukan barang bukti berupa perlengkapan rekaman milik Rey Utami dan Pablo Putera Benua di kediamannya di Sentul, Jawa Barat. Namun polisi menemukan barang lain yang tak kalah mengejutkan. 

Seperti diketahui, Rey dan Pablo telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video pencemaran nama baik melalui media sosial. Kasus dengan laporan bernomor LP/3914/7/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus ini diajukan oleh Fairuz A Rafiq dan tenar dikenal sebagai kasus Bau Ikan Asin. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Agus Yuwono, menyampaikan, penggeledahan dilakukan tadi pagi sekitar pukul 10 setelah pemeriksaan dipastikan selesai pada dini hari tadi. 

 Unggahan Pablo Benua

" Kita melakukan penggeledahan di rumah Pablo dan Rey di Sentul Bogor," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juli 2019.

Dalam penggeledahan tersebut, Argo mengungkapkan penyidik tak menemukan satupun barang bukti berupa perlengkapan pembuatan konten Youtube seperi kamera, laptop dan flashdisk.

" Hampir semuanya sudah kosong, artinya seperti yang digunakan untuk perekaman sudah tidak ada," imbuhnya.

Namun, penyidik justru menemukan barang lain yang cukup membuat polisi terkejut. Argo mengatakan penyidik menemukan puluhan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di kediaman pasangan muda tersebut.

Puluhan STNK tersebut selanjutnya dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Disreskimum) untuk dilakukan pemeriksaan. 

Hasilnya, Argo menyatakan, terdapat banyak laporkan tentang penipuan dan penggelapan kendaraan dengan terlapor Pablo.(Sah)

 

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen