Sempat Viral Adegan Hello Kitty Direbus, Begini Potret Sebenarnya Sinetron Lokal

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Senin, 15 Juni 2020 08:24
Sempat Viral Adegan Hello Kitty Direbus, Begini Potret Sebenarnya Sinetron Lokal
Begini penjelasan dari sang penulis skrip

Dream - Baru-baru ini media sosial twitter dihebohkan dengan sebuah cuplikan sinetron di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia. Dalam cuplikan tersebut, terlihat sebuah adegan boneka hello kitty sedang direbus di atas kompor.

Sontak penggalan tayangan tersebut ramai dikomentari banyak netizen twitter. Mereka merasa heran dengan lolosnya tayangan boneka direbur dalam sinetron itu. 

Melalui akun twitter @ayaswords, salah seorang penulis sinetron tersebut melakukan konfirmasinya untuk merespon kabar viral tersebut. 

" Saat itu tengah malam dan deadline kami tinggal 1 jam, kami harus bikin adegan yg seaman mungkin dan hrs lulus sensor," jelas Aya. 

Saat itu karena lelah dan sudah mengantuk, para penulis memutuskan menggunakan adegan merebus hello kitty sebagai adegan yang dianggap paling aman agar lulus sensor. 

 

1 dari 3 halaman

Ada Aturan Sensor untuk Scene Anak Kecil

Ilustrasi Suasana Syuting Sinetron© Pexels.com

Sang juga menjelaskan jika salah satu scene dalam sinetron tersebut menuntut adanya anak kecil. Stasiun Televisi yang menayangkan sinetron bergenre roman-religi tersebut telah menekankan ketentuan jika adegannya yang digunakan tidak boleh menggambarkan adegan sadis. Semua hal seperti api, darah, hingga kekerasan tidak boleh terlihat.

Aya pun menjelaskan adanya banyak alasan dari stasiun tv dalam sebuah adegan sinetron dilakukan untuk menuruti aturan dari lembaga sensor atau komisi penyiaran Indonesia.

" Kalau ada adegan yg ga lulus sensor mereka for whatever reason bisa ga ditayangin. Sedangkan ini sinetron kudu tayang tiap hari," jelas Aya dalam menjawab pertanyaan para netizen. 

Dalam satu kali tayang, durasi sinetron 2 jam dan setara dengan 2 episode.

" Kebayang ga tim penulis sama tim di lapangan ribetnya kayak apa? Saking ribetnya itu artis2 sampe pada nginep gaboleh pulang,"

 

2 dari 3 halaman

Penulis Dituntut Kejar Setor Skrip

Dalam membuat sinetron, penulis juga dituntut untuk cepat menyetorkan skrip. Dalam 1 hari, para tim penulis harus menyetorkan 3-6 episode. Skrip yang ditulis juga harus lulus sensor.

Jika sebuah skrip tidak mendapatkan lulus sensor, para penulis pun harus membuat penggantinya segera. 

" Jadi walaupun adegannya ga masuk akal kayak gini, director juga ga akan ambil pusing lagi karena waktu udah mepet dan ini episode harus segera tayang. Jadi ya nurutin aja plek-plekan"

3 dari 3 halaman

Berikut Unggahan Penjelasannya

 

Beri Komentar