(Foto:Instagram Azrinaz Mazhar Hakim)
Dream - Orang Indonesia pasti akan merasa asing dengan nama Azrinaz Mazhar Hakim. Namun nama Azrinaz ini sangat dikenal di Malaysia dan Brunei Darussalam.
Bagi yang tidak tahu, Azrinaz adalah mantan istri ke tiga dari Raja Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah. Sebagai mantan istri raja, sudah sepantasnya Azrinaz sangat dikenal masyarakat Malaysia dan Brunei Darussalam.
Azrinaz sebelumnya adalah warga Malaysia yang bekerja sebagai pembaca berita di TV3. Dia memulai karier di bidang jurnalistik pada tahun 1997.
Karier jurnalistik Azrinaz ternyata cukup cemerlang. Dia menerima penghargaan Most Promising Journalist dari TV3 pada tahun 2000. Tidak itu saja, wanita kelahiran 23 September 1979 itu juga memenangkan Malaysian Institute of Integrative Media Alumni (MIIM) Award, dua tahun setelahnya.
Namun pada 2005, Azrinaz tiba-tiba mengajukan pengunduran diri dari TV3 dengan alasan yang tidak diungkapkan. Misteri pengunduran diri Azrinaz akhirnya terjawab pada tanggal 20 Agustus tahun itu, ketika Sultan Hassanal Bolkiah menikahinya sebagai istri ke tiga.
© Dream
Pernikahan dua insan yang terpaut usia 33 tahun itu digelar secara diam-diam dan tertutup di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur.
Melalui pernikahannya dengan Azrinaz, Sultan Hassanal Bolkiah mendapatkan dua anak, yaitu Pengiran Muda Abdul Wakeel dan Pengiran Anak Puteri Ameerah Wardatul Bolkiah.
Pengiran Muda Abdul Wakeel lahir pada tanggal 1 Juni 2006. Sedangkan adiknya lahir pada tanggal 28 Januari 2008.
Sebagai istri raja, Azrinaz pun memiliki gelar kerajaan. Azrinaz diberi gelar Duli Yang Teramat Mulia Paduka Seri Pengiran Isteri.
Sayangnya, pernikahan Azrinaz dan Sultan Hassanal Bolkiah hanya bertahan selama lima tahun.
Melalui siaran resmi yang dibacakan oleh pembesar istana, Sultan Hassanal Bolkiah menceraikan Azrinaz dengan talak satu pada bulan Juni 2010.
© Dream
Dalam siaran langsung di Radio Televisyen Brunei (RTB) dan turut dimuat di laman resmi stasiun tersebut, disebutkan bahwa gelar kebangsawanan Azrinaz dicopot.
Selain itu, bintang kebesaran dan tanda kehormatan negara Brunei Darussalam yang diberikan kepadanya juga ditarik kembali oleh kerajaan.
Menurut rumor yang beredar, Azrinaz meninggalkan Istana Nurul Iman dengan mendapatkan pesangon berupa sebuah perusahaan telekomunikasi.
Namun, yang pasti, setahun setelah bercerai, Azrinaz menjadi direktur perusahaan penyedia layanan jaringan 3G dan 4G Clixster Mobile Sdn Bhd.
" Setelah apa yang saya alami, saya memutuskan untuk terjun ke industri telekomunikasi," katanya dalam wawancara dengan Utusan Malaysia.
" Saya memulainya dari nol karena tidak mengenal dunia itu. Hal ini benar-benar menjadi tantangan saya. Tapi saya selalu belajar tentang bisnis tersebut," tambahnya.
Kini, wanita 39 tahun itu telah menikah lagi dengan rekan semasa bekerja di TV3, Fairos Khan Abdul Hamid, 43 tahun.
Pernikahan mereka digelar secara tertutup dan hanya dihadiri keluarga di kediaman pengantin perempuan.
Pasangan yang menikah pada 1 Mei 2018 itu memilih Palestina, sebagai destinasi bulan madu mereka pada bulan Ramadan kemarin.
(Sumber: New Straits Times, Utusan Online, The Star Online)