Anak Dites Urine, Jeremy Thomas Keberatan

Reporter : Nur Ulfa
Senin, 17 Juli 2017 19:43
Anak Dites Urine, Jeremy Thomas Keberatan
Jeremy Thomas keberatan jika anaknya akan dipanggil untuk melakukan tes urine.

Dream - Kasus dugaan penganiayaan Axel Matthew Thomas, anak artis Jeremy Thomas dikaitkan dengan kasus bandar narkoba dari Kuala Lumpur. Polisi menyebut Axel memesan pil jenis Happy Five dari bandar Malaysia itu. Bahkan, polisi juga berencana melakukan tes urine kepada Axel.  Tapi, Jeremy keberatan. 

" Kalau mau tes urine, kenapa tidak dilakukan pada saat itu. Tes urine itu wajib didampingi pengacara. Sekarang, anak saya sudah dikasih makan dikasih minum sudah dipukulin. Sekarang saya bisa percaya tidak dengan proses itu? Logikanya aja, dia dipanggil, disekap, dipukulin," ujar Jeremy Thomas saat di Mabes Polri, Jakarta pusat, Senin 17 Juli 2017.

Jeremy mempertanyakan proses investigasi itu. Apalagi, kandungan makanan dan minuman yang telah diberikan kepada putranya. Jeremy juga mempertanyakan, kenapa tes urine tidak dilakukan saat kejadian pada Sabtu 15 Juli lalu.

 jeremy thomas© Khidr Al-Zahrani

Suami Ina Thomas menyayangkan sikap oknum polisi yang menganiaya dan juga disebut telah merampas barang-barang anaknya. 

 anak jeremi thomas© Dream

" Jadi maaf menurut saya tidak usah mencari-cari, melebar lebarkan. Saya hanya sebagai orangtua melihat ada sisi kemanusiaan yang tidak benar di sini," tuturnya.

Pesan Narkoba

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Axel Matthew Thomas, memiliki kaitan dengan bandar narkoba asal Kuala Lumpur, Malaysia.

Dari hasil penelusuran sementara, Argo menyebut Axel sudah mentransfer dana Rp1,5 juta untuk membeli obat terlarang jenis Happy Five. 

" Jadi begini pada Jumat, 14 Juli 2017, Bea Cukai mengontak, ada (pelaku) dari Kuala Lumpur yang membawa 1.118 strip Happy Five dimasukkan ke kotak Panadol. Di sana (Bandara Soetta) diamankan JV dan DRW," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin, 17 Juli 2017.

Argo mengatakan berdasarkan interogasi yang dilakukan petugas kepada pelaku, salah satu pembeli barang haram itu diduga Axel.

" Pemesan ada lima orang, salah satunya anaknya Jeremy Thomas, inisial AMT," ucap dia.

Argo menjelaskan, para pemesan Happy Five itu telah mentranfer kepada dua pelaku dengan nilai sebesar Rp1,5 juta.

" Pemesan sudah transfer Rp1,5 juta saat tersangka masih di Malaysia. Bukti transfernya ada," tegas dia. (ism)

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair