Mengejutkan, Begini Kondisi Ibunda Setelah Roro Fitria Ditahan

Reporter : Nur Ulfa
Senin, 19 Februari 2018 18:50
Mengejutkan, Begini Kondisi Ibunda Setelah Roro Fitria Ditahan
Retno bahkan tak berhenti menangisi sang anak yang mendekam di dalam tahanan polisi gara-gara terjerat kasus narkoba itu.

Dream - Penangkapan Roro Fitria membuat sang bunda, Raden Retno Winingsih, terguncang. Retno bahkan tak berhenti menangisi sang anak yang mendekam di dalam tahanan polisi gara-gara terjerat kasus narkoba itu.

" Kondisi ibunya sempat ngedrop. Ibunya nangis sama saya, bilang minta titip dan dibantu," kata rekan Roro Fitria, Sunan Kalijaga, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 19 Februari 2018

Menurut pria yang berprofesi sebagai pengacara itu, ibunda Roro mengidap penyakit yang cukup parah. Sehingga penangkapan Roro Fitria semakin memperburuk kondisi Retno. 

" Komplikasi. Karena memang sudah umur kan, jadi ya sempat ngedrop. Selebihnya saya tidak tahu," ucapnya.

 Roro Fitria© kapanlagi

Meski begitu, kata Sunan, Retno masih menyempatkan diri menjenguk Roro di tahanan Polda Metro Jaya untuk memberikan dukungan moral. " Ibunya Roro sudah dan kakaknya juga sudah jenguk," katanya.

1 dari 3 halaman

Tangis Penyesalan Roro Fitria Terjerat Narkoba

Dream Roro Fitria harus merasakan pengalaman menjadi tersangka kasus penyalahgunaan narkoba. Dia ditangkap pada Rabu, 14 Februari 2018 di rumahnya.

Roro pun mengaku sempat memesan shabu-shabu. Rencananya, dia menggunakan barang haram itu untuk merayakan Valentine bersama rekan-rekannya.

" Bisa saya gunakan sendiri dan bisa saya pake bersama teman-teman," kata Roro dalam wawancara dengan stasiun televisi swasta, diakses pada Minggu, 18 Februari 2018.

Roro mengatakan teman yang dia maksud adalah sesama artis. Tetapi, dia enggan memberikan keterangan mengenai latar belakang teman-temannya apakah penyanyi dangdut atau aktor film.

" Maaf, saya nggak bisa jawab," katanya.

  Reaksi Roro Fitria Saat Diciduk Polisi© MEN

Selanjutnya, Roro mengaku belum lama mengonsumsi barang haram tersebut. " Baru beberapa bulan," imbuhnya.

Sebenarnya, Roro tercatat sebagai salah satu selebritis yang selama ini dikenal kerap memberikan penyuluhan terhadap penyalahgunaan narkoba. Saat ditanya alasannya sampai mengonsumsi shabu, Roro pun menangis dan mengaku menyesal.

" Saya mohon maaf kepada keluarga besar saya, kakak saya, fans saya, semua anak muda karena telah melakukan hal yang memalukan dan ini jadi pelajaran untuk saya ke depan," tutur Roro.

2 dari 3 halaman

Obrolan Telepon Roro Fitria & Pengedar Sabu Dibuka, Isinya...

Dream Roro Fitria tak bisa mengelak saat ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Sebab, polisi memiliki bukti yang sangat kuat, antara lain bukti transfer Roro kepada tersangka lain dalam kasus ini, yang berinisial WH.

" RF mentransfer sejumlah uang lima juta untuk pemesanan barang tersebut dengan catatan empat juta untuk barang dan satu juta untuk jasa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Raden Prabowo Argo Yuwono, di Jakarta, Kamis 15 Februari 2018.

Menurut Argo, pemilik nama lengkap Raden Roro Fitria Nur Utami ini sebenarnya memesan 3 gram sabu. Namun yang siap diantar baru 2,4 gram. " Awalnya pemesanan ada 3 gram, tapi saat ini baru ada 2 gram," kata Argo.

  roro fitria© roro fitria

" Kemudian, selama proses penangkapan kami lakukan pengembangan kepada rumah RF di Ragunan. Selama di perjalanan (RF) intens menelpon WH dengan menanyakan sudah ada belum (barang sabu-sabu)," tambah mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur tersebut.

Terkait kasus ini, kata Argo, Roro Fitria dijerat pasal berlapis. Ada tiga pasal, yaitu pasal 114 ayat 1 subsider, pasal 112 ayat 1 juncto dan Pasal 132 ayat 1 Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. " Kena ancaman lima tahun atau lebih," Kata Argo.

3 dari 3 halaman

Detik-detik Penangkapan Roro Fitria

Dream - Selebritis Roro Fitria tertangkap polisi di rumahnya di Ragunan, Jakarta Selatan, pada Rabu 14 Februari 2018. Dia diduga melakukan penyalahgunaan narkoba. Polisi menyita sabu-sabu dengan berat 2,4 gram. 

" Pada Rabu 14 Februari 2018 sekitar pukul 10.20 WIB, ditemukan barang bukti sabu bruto 2,4 gram di dalam bungkus rokok Dunhill," demikian keterangan tertulis Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kamis 15 Februari 2018.

Polisi menangkap Roro setelah mendapat informasi tersangka lain, WH, yang sebelumnya ditangkap di sebuah showroom motor di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

Selain sabu-sabu, polisi juga menyita barang bukti lain yaitu ponsel diduga untuk transaksi pemesanan dari Roro kepada WH.  " Juga satu kartu ATM WH yang digunakan untuk menerima transferan dari RF."

Berdasarkan keterangan WH, sabu-sabu dipesan Roro pada Selasa 13 Februari 2018. " (Pesanan) akan diantar ke rumah RF hari ini."

[crosslink_1]

Beri Komentar