Merasa Ditipu, Komika Arafah Rianti Kapok Belanja Online

Reporter : Nur Ulfa
Jumat, 7 Juli 2017 12:15
Merasa Ditipu, Komika Arafah Rianti Kapok Belanja Online
Komika Arafah Rianti mangaku kapok belanja lewat situs online usai mengalami penipuan membeli mobil bekas Honda Mobilio.

Dream - Komika Arafah Rianti takut berbelanja barang lewat situs jual beli online. Sebab, dara berhijab ini baru saja tertipu saat membeli mobil bekas. 

" Iyah takut. Sudah waspada saja sih sekarang beli barang yang sudah sampai ratusan juta," kata Arafah, menyesal, di Kantor HBL Law Firm, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis 6 juli 2017.

Arafah membeli mobil bekas seharga Rp138 juta. Dia membayarnya dengan mencicil tiga kali. Namun setelah pembayaran lunas, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang dijanjikan penjual tak kunjung diserahkan kepada Arafah.

arafah dan kuasa hukum© arafah dan kuasa hukum

Menurut Arafah kejadian ini memberi banyak pelajaran. Dia harus lebih berhati-hati dalam membeli barang. Terutama membeli barang lewat situs belanja online dengan iming-iming harga lebih murah. " Jangan tergiur harga murah, bikin pusing," katanya.

Sebagai buntut perkara ini, Arafah menyomasi pemilik mobil dan berharap ada titik temu yang baik. " Semoga segera memberikan BPKB punya saya atau kembalikan uang saya," harap Arafah.

 

1 dari 1 halaman

Siap Laporkan Pelaku ke Polisi

Melalui kuasa hukumnya Henry Indraguna, Arafah memberikan tenggat waktu agar Kima memberikan surat BPKP miliknya. Jika tidak, Arafah akan melaporkan wanita itu ke polisi dengan tuduhan penipuan.

" Kami mengirimkan somasi pertama kepada ibu Kima setelah ini, untuk memberikan BPKB kepada klien kami selama 3 x 24 jam. Jika tidak direspon, kami akan berikan somasi kedua 3 x 24 juga," kata Henry.arafah dan kuasa hukumnya© arafah dan kuasa hukumnya

Tetapi jika Kima tak menunjukkan itikad baik, kasus ini dibawa ke Jalur hukum. Karena bagi Henry, Kima bisa disebut telah menipu kliennya. 

" Kuat dugaan kami 372 dan 378 KUHP, penipuan. Kami lakukan somasi dulu sembari menghubungi pihak Kima, tujuannya mediasi. Kalau dua kali somasi tidak ada respon, langsung lapor. kami akan laporkan ke pihak kepolisian, ke Polda atau Polres di Jakarta," kata Henry.

Henry merasa Arafah telah ditipu lantaran uang pembelian mobil dari kliennya ternyata digunakan penjual untuk membuka bisnis. Sedangkan BPKB mobil yang dijual digadaikan ke leasing.

" Kami baru tahu ternyata BPKB ada di leasing Buana. Leasing Buana itu kami telepon kemarin untuk klarifikasi, ternyata belum ditebus dan uang yang dibayar Rp138 juta belum dibayarkan kepada leasing tersebut. Yang ada itu uang dipakai untuk usaha," kata Henry.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More