Bertemu Tim `Karma ANTV`, MUI Bentuk Tim Khusus

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 4 Juli 2018 11:21
Bertemu Tim `Karma ANTV`, MUI Bentuk Tim Khusus
MUI belum memberikan rekomendasi ke KPI soal program siaran ini.

Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum memberikan rekomendasi penghentian program Karma ANTV, program yang melibatkan paranormal. Saat ini, MUI masih mengadakan pengkajian adanya potensi melanggar ajaran Islam.

" Tidak benar (rekomendasi untuk disetop). Yang benar adalah kami sedang membentuk tim pengkajian," ujar Ketua MUI Bidang Infokom, Masduki Baidlowi saat dihubungi Dream, Rabu 4 Juli 2018.

Masduki mengaku telah bertemu dengan penanggung jawab program siaran itu. Menurut dia, butuh dua sampai tiga pertemuan lagi sebelum dikeluarkan rekomendasi penghentian program siaran tersebut.

" Ini baru satu kali pertemuan. Kemarin ada pertemuan, saya ketemu timnya," ucap dia.

MUI juga membuat parameter kajian yang disepakati bersama mengenai indikasi pelanggaran tauhid, kemusyrikan, maupun norma-norma agama lainnya dalam sebuah program siaran.

" Kita akan kaji apakah melanggar atau tidak," ucap Masduki.

Untuk membuktikan ada tidaknya pelanggaran, lanjut Masduki, maka program siaran harus dipelajari lebih dulu.

" Apakah program agama atau bukan, lalu dampaknya apa terhadap masyarakat. Kemudian ukurannya secara syariah seperti apa," ucap dia. 

Program acara yang dipandu paranormal Roy Kiyoshi dan presenter Robby Purba ini dikritik Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin. Din meminta acara `Karma` dikaji ulang karena disinyalir bertentangan dengan nilai-nilai Islam. 

Menanggapi kritikan MUI, Corporate Communications Manager ANTV, Nugroho Agung Prasetyo, mengapresiasi dan berterima kasih atas masukan dari MUI terkait programnya. 

" Kami sangat mengapresiasi masukan tersebut dan Insya Allah selalu membuka diri untuk perbaikan tayangannya agar menjadi lebih baik," ujar Nugroho dilansir VIVA, Senin 25 Juni 2018. (ism) 

Beri Komentar
Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri