Penampilan Mengejutkan Yukie PAS Band Ngelap Kaca Masjid

Reporter : Amrikh Palupi
Jumat, 5 Mei 2017 15:15
Penampilan Mengejutkan Yukie PAS Band Ngelap Kaca Masjid
Vokalis PAS band terlihat lebih agamis bahkan mengenakan kopyah putih sembari membersihkan masih.

Dream - Yuki, vokalis PAS Band membuat heboh sosial media. Mengenakan kopiah putih dan kain sarung diikatkan di leher, pria bernama asli Yuki Arifin Widjaja terlihat sedang mengelap kaca sebuah masjid.

Unggahan foto tersebut bermula dari unggahan sahabatnya, Sakti eks Sheila On 7 di akun instagramnya. Foto tersebut memperlihatkan empat pose Yuki yang terlihat sedang membersihkan masjid. 

Salah satu foto bahkan memperlihatkan Yuki dengan kopiah putihnya tampak jelas sedang membersihkan kaca masjid dengan kedua tangannya. 

Unggahan foto itu memang sudah dihapus oleh dari akun Sakti yang telah mengubah namanya menjadi Salman Al-Jugjawy. Sakti hanya meninggalkan satu buah foto saat Yuki terlihat sedang makan bersama di salah satu bagian bangunan yang diduga masjid. 

" Sunnah sunnah makan bersama bang yuki pas band," tulis Sakti. 

Meski sudah dihapus, beberapa warganet sempat menyunting unggahan foto Sakti. Salah satunya akun milik @berurinberurin

" saat hidayah Allah menyapa. Yuki vokalis PAS Band berkhidmat membersihkan masjid saat mengikuti kegiatan khuruj 3 hari. #hijrah," tulis akun @berurinberurin, diakses Dream, Jumat 5 Mei 2017.

yuki pas band© yuki pas band

 

Baca Juga: Lihat Foto Ini, Rina Nose Beri `Kode` Ingin Menikah? Momen Menyentuh, Bukti Sayang Jupe pada Ruben Onsu Komentar Pedas Jane Shalimar Soal Isu Nikah Didi-Vanessa Remake Lagu Bebas, Saint Loco Tanpa Iwa K Didi Panggil Vanessa Sebagai Istri, Jane Shalimar: Lagu Lama!

 

1 dari 2 halaman

Kisah Berry 'Saint Loco' Mengigil Saat Terima Hidayah

Dream - Pertemuan dengan sahabat lama, membuka pintu kehidupan baru untuk Berry 'Saint Loco'. Di tengah keresahan mencari pegangan hidup, Allah SWT mempunyai cara sendri untuk membimbing Berry kembali pada jalan yang benar.

Di saat fisik tak berdaya akibat Narkoba, Berry bertekad menyembuhkan dirinya sendiri. Pengobatan medis tak lagi mampu mengobati ketergantungannya pada narkoba dan minuman keras.

" Bahkan saya sudah mulai sering mimisan kala itu, dan pada posisi backdown saya mengalihkan pada pekerjaan," kata Berry kemarin saat dijumpai setelah mengisi acara di Jakarta Selatan.

Hingga suatu senja, ia merasakan kedamaian luar biasa saat mendengar azan dan melihat jemaah salat maghrib di masjid dekat rumah sahabatnya, Essa. Saat itu terbersit dalam hati untuk mempelajari Islam sebagai pengobatan alternatif.

" Saya belum kepikiran jauh hanya saya mikir apa ini bisa dijadikan obat seperti alternatif agar saya sembuh ya, karena saya merasakan ketenangan luar biasa," ungkapnya menambahkan.

Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mempelajari gerakan salat. Pada mulanya sang sahabat terkejut dan menganggap Berry sedang bercanda.

" Awalnya kaget kok harus lima waktu sehari, bangun pagi aja susah apalagi mau shalat subuh ya," tuturnya sambil tertawa.

Tak terasa, ia pun mampu menjalankan salat lima waktu hingga sebulan penuh. Hingga akhirnya ia pun memutuskan untuk mempelajari bacaan dan surat-surat pendek yang dilafalkan saat salat.

" Pertama kali disuruh hafalin Alfatihah dan saya berhasil dalam waktu 10 hari," lanjutnya.

Hingga suatu pagi, ia merasakan badan bergetar dan teguncang-guncang saat menjalankan salat subuh. Tapi setelahnya ia merasakan kelegaan dan ketenangan yang belum pernah ia rasakan.

Saya nangis tersedu-sedu, tapi jangan bilang siapa-siapa ya saya kan rocker," imbuh Berry bercanda.

Setelah itu ia memutuskan untuk menceritakan pengalaman yang baru ia alami pada Essa. Berry pun mengira bahwa apa yang ia alami merupakan proses sakau karena telah sebulan tidak mengonsumsi sabu-sabu.

Kemudian dengan penjelasan sang sahabat bahwa hal itu merupakan proses hidayah yang ia terima. Dengan mantap pada sore harinya, ia meminta bantuan seorang ustaz untuk dibimbing menjadi mualaf.

" Tepat pada 22 Febuari 2015 secara simbolik saya baca syahadat dan siap menjalani kehidupan baru," tutup Berry.

2 dari 2 halaman

Kesaksian Sandy `Pas Band` di Tengah Baku Tembak Sarinah

Pria pemilik nama Agus Tegus Prakosa Andarusman ini mengatakan awalnya tidak mengetahui dentuman keras yang didengarnya pada pukul 10.40 WIB berasal dari bom.

 

Dream - Sandy `Pas Band` menyaksikan langsung kebrutalan teroris saat menyerang brutal dan melakukan aksi bom bunuh diri di kawasan Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta.

Sandy baru kelar siaran pukul 10.00 WIB di gedung itu. Usai siaran, pemilik nama Agus Teguh Prakosa itu bercukur di kawasan itu. Sekitar pukul 10.40 WIB, tiba-tiba... bummm!

" Saya dengar suara kencang seperti gondola jatuh. Saya pikir memang itu, biarinlah. Kebetulan belum selesai cukur,” ujar Sandy saat berbincang dengan Dream.

Sandy pun semakin penasan setelah mendengar kembali suara yang begitu keras. Tak lama, orang-orang berhamburan ke luar gedung Sarinah.

Posisi Sandy, berada di belakang gedung. Kepanikan sangat terasa. Orang berlarian, ada yang sambil menangis. Sandy pun berbicara dengan keamanan.

" Mereka bilang ada bom bunuh diri. Tiga korban meninggal. Dan tembak-tambakan," ujar Sandy. 

Pria kelahiran Bandung, 7 Juli 1970 ini pun melihat dengan jelas baku tembak antara pelaku dan polisi.

" Ini gawat banget, ada orang dari Starbucks keluar karena kacanya pada pecah. Orang itu nggak sadar kalau tangannya sobek. Saya tidak berani melihat karena sudah serius banget,” paparnya.

Akhirnya Sandy memutuskan untuk segera meninggalkan lokasi pada saat itu.

" Paling kenceng di Pos polisi ledakannya. Kejadian ini nggak berani melihatnya, mendingan menghindar dan keluar dari lokasi. Banyak yang panik, saya langsung pulang ke rumah,” tuturnya.

Kini Sandy semakin berhati-hati dan waspada meski lokasi sudah kembali tenang dan aman. “ Bagaimanapun caranya sebisa mungkin menghindari tempat-tempat keramaian yang dianggap pihak teroris itu musuh. Alhamdulillah Allah masih melindungi," tegasnya. (Ism) 

Beri Komentar