Nikita Mirzani (Foto: @nikitamirzanimawardi_172)
Dream - Setelah rumahnya didatangi polisi, Nikita Mirzani mendatangi Mapolres Serang, Banten. Dia diperiksa berjam-jam terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dito Mahendra, kekasih Nindy Ayunda.
Kasus ini bermula saat mantan istri Dipo Latief ini membongkar percakapannya dengan seorang pria yang mengaku sebagai kru pesawat pribadi yang disewa Dito Mahendra.
Dalam percakapan itu, lawan bicara Nikita mengaku sebagai kapten pesawat yang belum dibayar oleh Dito Mahendra.

" Selamat siang nyai, perkenalkan saya Capt. Andri, mantan crew private jet Dito Mahendra. Ini daftar utang-utangnya Dito ke pihak ke-3 dan ke crew. Gaji crew selama 6,5 bulan nggak dia bayar sampe sekarang. Memang zalim banget tuh si Dito," tulis kru jet pribadi tersebut kepada Niki.
Menanggapi curhatan netizen tersebut, Niki menuliskan caption yang menyarankan Dito Mahendra segera melunasi utang-utangnya.
" Dito Mahendra yang melakukan premanisme dan pacarnya Nindy Ayunda yang diduga melakukan penyekapan dan pemukulan. Nggak usah banyak gaya elo sewa-sewa pesawat pribadi, tapi nggak mampu bayar. Bayar woy hak orang itu," tulis Nikita Mirzani kala itu sambil mengunggah potret pesawat yang diduga pernah disewa Mahendra Dito.
Tak hanya sekali, Niki juga beberapa kali kedapatan menyindir Dito dan Nindy di postingan IG Story. Akhirnya, Dito melaporkan Nikita ke Polres Serang.
Terkait tuduhan Dito, kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, mengaku masih mempelajari kasusnya lebih lanjut.
" Ya semalam saya ketemuan dengan Nikita Mirzani. Saya diminta menjadi pengacaranya dia untuk menghadapi persoalan hukum ini. Sudah sejak dulu saya dipercaya dia untuk menjadi penasihat hukumnya ketika menghadapi masalah," kata Fahmi Bachmid saat dihubungi, Kamis 16 Juni 2022.
Sumber: kapanlagi.com
Dream - Nikita Mirzani membeberakan kronologi kedatangan polisi ke rumahnya pada pukul tiga dinihari. Menurut dia, polisi datang terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dibuat Dito Mahendra, kekasih Nindy Ayunda.
Nikita dianggap lalai dari panggilan kepolisian Serang, Banten, sehingga harus dijemput paksa.
" Ini kenapa dapat surat penangkapan, saya dapat surat panggilan menurut saya ini enggak wajar, dalam satu minggu panggilan polisi datang 12 kali dalam sebulan, dilaporin 16 Mei sama Dito Mahendra," kata Nikita Mirzani, dikutip dari KH Infotaiment.

foto : instagram @nikitamirzanimawardi_172
Merasa ada yang janggal dengan surat pemanggilan itu, Nikita memutuskan untuk tidak mau datang ke Polres Serang, Banten.
" Kalau prosedurnya enggak bisa langsung dipanggil, datang panggilan pertama 25 atau 28 Mei, karena enggak bisa (datang) harus latihan tinju dan lagi fokus tinju, besok datang lagi surat panggilan," ucapnya.
Karena surat panggilan tidak ditanggapi Nikita, Polres Serang sampai mendatangi kediaman ketua RT di wilayah rumah Nikita.
" Karena di sini enggak digubris dia ke rumah pak RT, pak RT dikirimin surat panggilan juga, makin enggak nyambung. Pak RT dapat surat panggilan sampe 3 kali," katanya.
Hingga akhirnya, kediaman Nikita kembali didatangi sejumlah polisi untuk menangkap paksa pada Rabu ini, 15 Juni 2022. Namun, itu semua tidak terjadi setelah adanya perdebatan.
" Disuruh datang tanggal 13 Juni. Ini kan 16 Juni, cuma beda tiga hari doang. Masa kucuk-kucuk datang jam 3 pagi datang surat penangkapan. Kan enggak nyambung," tuturnya.
Mantan istri Sajad Ukra ini mengaku bingung dengan surat penangkapan itu karena tidak mengenal dengan sosok Dito Mahendra.
" Saya sama Dito enggak kenal dan enggak ada urusan apapun, tapi kenapa dia selalu mengganggu hidup saya. Ini sudah enggak wajar, kenapa kepolisian Banten bisa lakukan ini ke saya," imbuhnya.
Advertisement