Perdalam Quran Setelah Mualaf, Virgoun Temukan Fakta Ini

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 8 Februari 2018 18:15
Perdalam Quran Setelah Mualaf, Virgoun Temukan Fakta Ini
Ha itu menjadi alasan kenapa dia menjadi seorang mualaf.

Dream - Semenjak memutuskan menjadi mualaf, Virgoun terus mempelajari Alquran. Dia berusaha memahami kitab suci umat Muslim tersebut.

" Sampai detik ini gue belum nemuin ayat Quran yang tidak relevan ya," kata Virgoun di Kawasan Kalibata, Rabu 7 Februari 2018.

Pria kelahiran Bekasi 26 September 1986 ini mengaku mendapat banyak ilmu setelah mendalami Islam. Dia semakin tahu perbuatan yang dibolehkan dan dilarang dalam kehidupan ini.

 

Happy 3 years “ beruntung nya aku dimiliki kamu” @inararusli

A post shared by Virgoun Tambunan (@virgoun_) on

" Karena dunia ini bikin bingung. Ke dua rentan banget sama sesuatu yang banyak larangannya, kita harus tahu dulu mana yang dilarang mana yang enggak. Ibarat rambu-rambu, bukan menghalangi kita jalan, tapi mengatur kita jalan. Kapan harus belok, kapan harus berhenti," kata dia.

Pria 31 tahun ini memutuskan masuk Islam karena telah memiliki keluarga, yaitu anak dan istrinya, yang menjadi tanggungan dunia dan akhirat.

" Makin ke sini gue makin berkeluarga punya tanggung jawab, tentang akhlak anak istri gue. Kalau kosong gimana gue mau ngajarin. Tanggung jawab yang gue pikul sudah lebih berat. Kalau dulu kan maksiat dan masuk neraka juga sendiri," tuturnya.

1 dari 3 halaman

Ini Alasan Virgoun Memilih Menjadi Mualaf

Dream - Virgoun 'Last Child' ternyata telah menjadi mualaf sejak empat tahun lalu. Di sela-sela kesibukan sebagai anak band, ia tetap rajin ikut pengajian bersama Ifan 'Seventeen'. Saat ini dia tengah mencari seorang ustaz yang bisa membimbingnya menjadi pribadi lebih baik.

" Sedang mencari ulama hebat yang bisa dimintai ilmu. Intinya itu hadiah terbesar untuk umat muslim adalah hidayah," kata Virgoun di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu 7 Februari 2018.

Pria bertato itu berharap, pengajian rutin yang digelar bersama Ifan bisa diikuti teman-teman lainnya.

" Enggak semua orang bisa dapat itu, Alhamdulillah gue sama anak-anak bisa diberi hidayah. Harapannya sih kita-kita ini bisa menginspirasi banyak orang," kata dia.

Ia menyebut faktor dunia menjadi alasannya menjadi mualaf. Apa maksudnya?

2 dari 3 halaman

"Karena Dunia Ini Bikin Bingung"

" Karena dunia ini bikin bingung. Kedua rentan banget sama sesuatu yang banyak larangannya. Kita harus tahu dulu mana yang dilarang, mana yang nggak. Ibarat rambu-rambu, bukan menghalangi kita jalan, tapi mengatur kita jalan. Kapan harus belok, kapan harus berhenti," ujarnya.

Setelah mualaf, Virgoun mengaku kehidupannya makin berubah. Ia merasa tanggung jawab ke keluarga, menjadi lebih dari yang sebelumnya. Ia pun kini sudah sangat mementingkan ibadah sholat.

" Kalau sholat kan bisa di mana aja ketika waktunya" .

3 dari 3 halaman

Dzikir Bikin Tubuh Barry `Saint Loco` Bergetar

Dream - Keinginan Vokalis band Saint Loco, Barry Manoc memperdalam Islam sudah ada sejak dua bulan yang lalu. Hal ini dikatakan teman dekat Barry, Essa Muhammad. Seperti diketahui Barry mulai memeluk Islam sejak Jumat, 20 Maret 2015.

Esa mengatakan, Berry mengucapkan dua kalimat syahadat di Yayasan Indahnya Sedekah milik Essa Muhammad Foundation kawasan Jakarta Selatan.

" Tubuhnya gemetar, Alhamdulillah sekarang sudah mualaf. Sebenarnya dia tertarik untuk masuk islam dua bulan lalu, saya bilang pelajari dulu dan yakinkah hati," kata Essa saat berbincang dengan Dream.co.id.

Esa menambahkan, keputusannya memilih pindah keyakinan berasal dari dirinya sendiri. " Dia sendiri yang bilang ingin masuk Islam. Saya tidak mengajak atau memaksanya. Setelah dia mempelajari, dia pun yakin," tutur Essa.

Sejak menjadi mualaf, nama Barry pun berubah menjadi Muhammad Beery Al Fatah. Ketertarikan Berry dengan Islam diawali ketika dirinya mempedalam tentang dzikir.

" Saat dia belajar dizikir, Barry mengaku hatinya terenyuh. Kemudian dia menangis, tubuhnya semakin gemetar. Dia lalu ingat dengan dosa-dosanya, ingat kalau ada yang lebih besar dari dia. Di sini mungkin hidayah yang diterima kemudian memutuskan menjadi mualaf," ungkap Essa.

Jalan Barry menjadi mualaf diakui Essa bukanlah hal yang mudah. Pro dan kontra mewarnai perjalanan berhijrah pria yang pernah terkena siraman air keras ini.

" Sebelum masuk Islam, dia mengaku merasa tidak tenang. Terlebih saat musibah air keras itu, dirinya semakin berpikir mencari kenyamanan dan ketenangan hidup. Di sini Barry mulai ingin mengenal islam. Ada saja yang tidak suka, tetapi banyak juga yang mendoakan," kata Essa.

Tak hanya Barry yang menerima imbas berhijrah, Essa pun mengaku sering diteror yang diduga berasal dari penggemar atau orang terdekatnya.

" Saya juga diteror, bahkan diancam dibunuh. Mereka mungkin penggemar atau orang dekat Barry yang tidak suka, karena dulu dia itu pemuda yang taat dengan agama terdahulunya. Saya dibilang memaksa Barry jadi mualaf, padahal tidak," katanya.

Essa berharap hal ini tidak terus terjadi, " Keluarganya sudah tahu, ibunya Barry wanita yang bijaksana. Kaget sudah pasti, tetapi ibunya bilang kalau ini membuatnya bahagia ya jalanilah. Semoga tidak ada lagi yang menyalahkan orang lain atas hijrahnya Barry," harap Essa. (Ism) 

Beri Komentar