Eksanti Jadi `Pejuang Produk Halal`

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 10 Maret 2015 09:16
Eksanti Jadi `Pejuang Produk Halal`
Usai memutuskan berhijab, artis cantik era 90-an, Eksanti semakin aktif sebagai penggiat halal. Apa tugasnya?

Dream - Lama tak terlihat di layar kaca, artis cantik era 90-an, Eksanti kini memilih fokus di kegiatan rohani. Artis cantik yang kini mengenakan hijab itu mendirikan sebuah komunitas islami bernama Artis Penggiat Halal.

Dari namanya, Eksanti mengajak teman-teman sejawatnya untuk mulai peduli pada produk-produk halal yang beredar di Indonesia.

" Awalnya dari sebuah pengajian beberapa tahun lalu, tapi komunitas ini baru sebulan lalu berjalan. Saya berinisiatif soal barang-barang yang seharusnya memiliki sertifikat halal," terang Eksanti kepada Dream.co.id di Jakarta, Senin 9 Maret 2015.

Eksanti berharap, komunitas ini bisa menjadi penjaga gawang dari berbagai produk luar yang masuk ke Indonesia agar layak di konsumsi masyarakat Indonesia.

" Kami sebenarnya bukan mengkaji dan mengeluarkan aturan, tapi kita ada pemerhati yang nantinya disampaikan ke MUI," katanya.

Awal mendirikan komunitas baru ini memang menjadi tugas berat baginya. Berbagai kota disambanginya untuk menyosialisasikan organisasi yang baru seumur jagung itu.

Tak lupa, Eksanti senantiasa memperkenalkan produk-produk di bawah pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

" Kita akan adakan seminar sosialisasi kepada masyarakat. Dan kami tidak fokus di makanan saja, melainkan semua produk yang belum bersertifikasi halal," pungkas pemain film Pintu Hidayah itu.

Kekecewaan memang terus menggelayut di hati Eksanti. Maraknya peredaran makanan non halal kini masih beroperasi secara terselubung di berbagai pusat belanja. Masyarakat menurutnya harus lebih jeli . " Tugas kami meyakinkan masyarakat akan bahaya makanan yang tidak layak dikonsumsi. Tetap waspada membeli makanan kemasan," tambahnya.

Bagianya, tugas memperkenalkan produk halal tak hanya berlaku bagi umat muslim. Masyarakat non muslim haru sadar dan mendapat informasi lebih banyak terhadap makanan yang beredar.

" Masyarakat kita butuh lebih edukasi dengan produk-produk yang digunakan. Jangan sampai produk tersebut berdampak negatif bagi kita," tutupnya.

Beri Komentar
#Q&A - Dream Inspiring Woman 2018