Sempat Hilang Usai Gempa Cianjur, Begini Kondisi Adik Dinar Candy Usai Ditemukan

Reporter : Nur Ulfa
Rabu, 23 November 2022 06:22
Sempat Hilang Usai Gempa Cianjur, Begini Kondisi Adik Dinar Candy Usai Ditemukan
Teteng mengaku merasakan gempa sebanyak 6 kali. Gempa itu membuat banyak rumah di kampungnya hancur.

Dream - Dinar Candy akhirnya bisa bertemu adiknya, Teteng, yang sebelumnya sempat hilang kontak setelah terjadi gempa bermagnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat. Kini, Dinar Candy membawa sang adik ke Jakarta.

Dalam postingan Instagram, Dinar terlihat juga membawa kedua orangtua dan adik perempuannya ke Jakarta. Pada foto itu, pemilik nama asli Ai Dinar Miswari tersebut memeluk sang adik dengan erat.

Dinar sangat bersyukur bisa berjumpa kembali dengan sang adik yang berhasil ditemukan di pesantren yang terdampak gempa pada Senin 21 November 2022 itu. Menurut dia, sang adik ditemukan di lapangan pesantren. 

" Kalau denger cerita sangat mencekam pas kejadian !! aku boyong keluarga ke jkt dulu sampai kondusif keadaan di sana!!" tulis Dinar dalam postingan Instagram.

dinar© instagram

Dinar bersyukur adiknya dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka apapun. Padahal teman-teman adiknya di pesantren ada yang mengalami patah tulang.

" Alhamdulillah Teteng baik-baik aja, semoga temen-temen yang terluka cepet smebuh. Banyak temen-temennya yang terluka. Kita doain semoga cepet sembuh," ungkap Dinar.

Sementara, Teteng mengaku merasakan gempa sebanyak 6 kali. Gempa itu membuat banyak rumah di kampungnya hancur.

" Aku amanin keluarga dulu ke Jakarta takut ada gempa susulan. Aku enggak tahu separah ini, kita doain Cipanas, Cianjur, Puncak yang terluka smeoga cepat sembuh," tutur Dinar.

1 dari 5 halaman

Teteng yang sempat menghilang setelah terjadi gempa Magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, akhirnya ditemukan.

" Barusan dikabari sama Dinar kalau Teteng atau panggilan Cecep sudah ditemukan, alhamdulillah sehat," kata Ridho Illahi, mantan kekasih Dinar Candy, ke awak media, Selasa 22 November 2022.

Ridho menceritakan perjuangan Teteng keluar dari pesantren saat terjadi gempa Cianjur, Senin 21 November 2022. Menurut dia, banyak santri yang mengalami patah tulang.

" Dia (adik Dinar Candy) sempat bercerita apa yang terjadi di pesantrennya. Banyak santri yang patah tulang karena melompat dari lantai dua, lantai tiga," katanya.

Dinar© Instagram

Teteng akhirnya bisa keluar setelah melewati reruntuhan bangunan pesantren yang hancur. Dia harus bersusah payah keluar dari basement.

" Alhamdulillah Teteng bisa keluar dan berkumpul dengan teman-teman di tengah-tengah lapangan," imbuhnya.

Dinar Candy, tambah Ridho, sangat bersyukur sang adik selamat. Menurut dia, Dinar Candy kini memboyong keluarganya ke Jakarta.

" Setelah ditemukan, Teteng atau Cecep (adik Dinar Candy) langsung dipertemukan oleh kedua orang tua Dinar dan saat ini kondisinya ibu dan bapak serta adiknya tengah on the way ke Jakarta untuk ketemu Dinar," imbuh Ridho.

2 dari 5 halaman

Sebelumnya, Keluarga Dinar Candy yang berada di Cianjur, Jawa Barat, ikut terkena dampak dari gempa bumi pada 21 November 2022 kemarin. Sang adik bahkan sampai sekarang belum bisa ditemukan.

Dinar mengaku kesulitan mencari keberadaan adiknya, karena hingga saat ini tidak bisa dihubungi. Diketahui saat gempa terjadi, sang adik tengah berada di Pesantren Al Uzlah.

" TOLOnG yang nemuin adik aku di pesantren AL-UZLAH cipanas cianjur hubungin +62 821 30858583,"  tulis Dinar di instagram.

dinar© instagram

Dinar akan memberikan uang bagi siapapun yang bisa menemukan keberadaan adiknya.

" Kalau dia Luka atau apa tolong di bawa ke RS paling bagus nanti aku kasih imbalan .. sampe saat ini belom di gemek an tolong warga cipanas cianjur termukan adik aku @tetenggiri,"  katanya lagi.

Bukan hanya sang adik yang belum bisa ditemukan, keluarga Dinar juga tidak bisa dihubungi.

" Semua no HP gak aktif di sama selamat kan adik aku dan keluarga aku ya allah , Tolooong !! Kalau ada info atau apa kabarin kita ya yg lihat adik aku +62 821 30858583,"  tulisnya minta tolong.

3 dari 5 halaman

Dream - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan meninjau lokasi pusat terjadinya gempa bumi yang mengguncang Cianjur pada Senin, 21 November 2022 sekitar pukul 1 siang. Melihat dampak gempa yang terjadi di masyarakat, Ridwan menetapkan status siaga 1 untuk musibah yang terjadi.

" Gempa Cianjur ada bangunan rusak, secepatnya saya ke sana melihat kondisi. Saya turut prihatin mudah-mudahan tidak ada banyak korban harta maupun jiwa," kata dia di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin, 21 November 2022.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku belum mendapat informasi detail mengenai jumlah korban maupun bangunan yang rusak. Dia juga meminta semua pihak mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

" Kita terus waspada karena biasanya gempa saling susul menyusul. Sebelum ini dua hari lalu terjadi di Tasikmalaya, saya juga turut merasakan saat membuka Jabar Marathon. Selanjutnya harus terus diantisipasi. Biasanya hitungan hari ada tambahan. Saya minta waspada, siaga I," lanjutnya.

4 dari 5 halaman

Sebagai tindak lebih lanjut, Ridwan Kamil juga menginstruksikan Tim Jabar Quick Response(JQR) untuk berangkat lokasi kejadian bencana.

Diketahui ada lima tim yang bertugas melaksanakan proses pencarian, evakuasi dan distribusi bantuan logistik di lokasi bencana.

Terdapat tiga wilayah yang paling terdampak parah dan disebut banyak korban yakni Kecamatan Cugenang, Warung Kondang dan Pacet Cipanas.

" Lima tim telah berangkat ke Kabupaten Cianjur, Saat ini kami masih mengumpulkan data dari lapangan dengan metode rapid asesmen," ujar Manager Operasional JQR Nizar Ilyasa.

5 dari 5 halaman

Upaya lainnya untuk membantu penangan adalah mengumpulkan relawan dengan kapasitas dan skill khusus.

" Dampak gempa sangat besar, membutuhkan banyak relawan yang memiliki skill pertolongan, yang di Bandung bisa berkumpul di GOR Saaparua," ucapnya.

Gempa Cianjur terjadi pada pukul 13.21 WIB. Guncangan pun sampai terasa di wilayah Jabodetabek. 

Gempa berkekuatan magnitudo 5.6 itu membuat bangunan baik rumah maupun gedung juga sarana umum lainnya mengalami kerusakan. Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa ini dan ratusan lainnya luka-luka.

(Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More