Potret Studio Milik Deddy Corbuzier (Foto: Youtube AH)
Dream - Para penikmat podcast Close The Door pastinya sudah tak asing dengan nama Deddy Corbuzier. Awal tahun, ayah dua anak itu, baru saja meresmikan kantor barunya yang super mewah dan berbeda dengan sebelumnya.
Melalui kanal Youtube pribadinya, Atta dan Aurel Hermansyah, Deddy memperlihatkan setiap sudut kantor barunya itu.
Tak hanya besar dan megah, gedung ini juga memiliki berbagai fasilitas yang super lengkap dan ditaksir bernilai Rp50 miliar.
Penasaran seperti apa potretnya? yuk kita intip ulasannya berikut ini.

Foto: Youtube AH
Fasad depan kantor milik Deddy Corbuzier yang ditaksir bernilai Rp50 miliar. Selain nuansa dan ornamennya yang kental dengan warna coklat bata, area luarnya juga dilengkapi tanaman hijau yang membuat suasananya makin rindang dan asri.

Foto: Youtube AH
Melipir beberapa langkah dari area luar, kita akan mulai masuk ke area pertama yang ada di dalam kantor. Ruangan yang mengusung tema industrial ini difungsikan sebagai ruang untuk mengobrol santai.

Foto: Youtube AH
Beranjak naik ke lantai atas, disini terdapat area gym lengkap dengan alat-alat olahraganya. Selain itu terdapat pula, satu ruangan khusus untuk sauna.

Foto: Youtube AH
Seperti inilah potret ruang kerja para karyawan Deddy Corbuzier di studio mewahnya. Deddy mengatakan jika kini dirinya telah memiliki sekitar 40 karyawan.

Foto: Youtube AH
Memiliki program podcast yang sangat ikonik, Deddy Corbuzier juga menyiapkan sebuah studio podcast baru di kantor barunya. Namun, studio podcast lamanya masih tetap ada, dan masih mengusung konsep dinding bata merah.

Foto: Youtube AH
Suami Sabrina ini juga menyiapkan sebuah ruangan yang difungsikan sebagai studio foto. Bukan hanya sekedar ruangan biasa, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk pemotretan, mulai dari kamera, lampu studio sampai background.

Foto: Youtube AH
Terakhir, bapak dua anak ini juga menyiapkan studio untuk Azka dan Nada. Ruangan ini dengan desaian unik dan menarik yang dipakai keduanya membuat konten di kanal youtube pribadinya.
Laporan: Siti Annisa Rahmani