CONNECT WITH US!

Jeremy Thomas Sebut Putranya Juga Dirampok

Reporter : Nur Ulfa | Senin, 17 Juli 2017 19:13

Dream - Tak hanya mengalami penganiayaan, putra Jeremy Thomas diduga mengalami perampokan. Menurut Jeremy, barang-barang Axel Matthew Thomas dirampas secara paksa oleh oknum yang mengaku anggota Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta.

" Itu setelah dia ciduk, penyiksaan, pengeroyokan, dan pengambilan barang-barang dia dengan kekerasan," ujar Jeremy Thomas saat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 17 Juli 2017.

Barang-barang yang dimiliki Axel termasuk pakaian yang digunakanya habis dirampok oleh para oknum itu. 

 jeremy thomas

" Sepatu, dompet, HP dan bajunya dia habis diambili. Axel pulang dengan sandal hotel dan dengan baju yang sudah bukan baju dia dan HP sudah tidak ada," ucap Jeremy.

Karena hal itu, kini Thomas melaporkan penganiayaan dan perampokan yang dialami putra sulungnya ke Mabes Polri.

" Yang kami laporkan pidananya adalah penyekapan, pengeroyokan, penganiayaan dan pengambilan serta pencurian barang-barang dengan kekerasan dan sekarang kami coba melaporkan ke propam (Profesi dan Pengamanan Polri)," imbuhnya.

Pesan Narkoba

Axel Matthew Thomas, putra aktor Jeremy Thomas, diduga terlibat dengan jaringan pengedar narkoba dari Kuala Lumpur Malaysia yang tertangkap di Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta. Pengedar itu diduga membawa 1.118 butir narkoba jenis Happy Five.

" Jadi begini pada Jumat, 14 Juli 2017, Bea Cukai mengontak, ada (pelaku) dari Kuala Lumpur yang membawa 1.118 strip Happy Five dimasukkan ke kotak Panadol. Di sana (Bandara Soetta) diamankan JV dan DRW," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin, 17 Juli 2017.

Argo mengatakan berdasarkan interogasi yang dilakukan petugas kepada pelaku, salah satu pembeli barang haram itu diduga Axel.

" Pemesan ada lima orang, salah satunya anaknya Jeremy Thomas, inisial AMT," ucap dia.

Argo menjelaskan, para pemesan Happy Five itu telah mentranfer kepada dua pelaku dengan nilai sebesar Rp1,5 juta.

" Pemesan sudah transfer Rp1,5 juta saat tersangka masih di Malaysia. Bukti transfernya ada," tegas dia. 

Terkait temuan polisi ini, Jeremy Thomas membantah. " Itu tidak benar, karena tidak ada bukti," kata Jeremy saat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 17 juli 2017.  (ism)

 



Merdeka News Maker Pekan ke-3 Juli

Rekomendasi Pilihan