Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kolam Renang (Foto: Freepik.com)
Dream – Tiga bulan menjalani karantina mandiri, kamu tentu sudah ingin keluar rumah untuk menghilangkan kepenatan. Kesempatan itu datang setelah banyak daerah mulai memberlakukan masa adaptasi kehidupan baru atau New Normal. Tentu saja protokol kesehatan tetap harus diterapkan.
Di antara banyak tempat yang ingin dikunjungi, mungkin kamu salah satu yang ingin kembali berenang usai menjalani karantina. Sebelum mulai nyebur, pastikan kolam renang umum yang kamu kunjungi sudah mematuhi protokol kesehatan yang dipersyaratkan.
Pertanyaan-pertanyaan seputar penggunaan kolam renang umum saat masa New Normal dijawab terjawab oleh Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional dokter Reisa Broto. Ia mengatakan pembukaan kolam renang umum boleh saja dilakukan sepanjang mengikuti beberapa syarat protokol kesehatan.
Lantas apa saja syarat kolam renang umum bisa dibuka saat new normal? Mari kita simak ulasannya berikut ini.

Menurut dokter Reisa Broto pembukaan kolam renang umum ini sah-sah saja asalkan memenuhi syarat protokol kesehatan. Syarat yang pertama adalah dengan memerhatikan kualitas air kolam renang.
“ Ya (boleh digunakan), apabila tentunya pastikan air kolam renang menggunakan disinfektan dengan klorin 1 sampai 10 ppm atau bromin 3 sampai 8 ppm, sehingga PH air mencapai 7,2 sampai dengan 8,” tutur dokter Reisa Broto melalui konferensi pers seperti dilansir Liputan6.com.

Selain menjaga kualitas kesehatan air kolam renang, dokter Reisa Broto juga mengingatkan pemilik kolam renang untuk selalu menginformasikan kualitas air kolam renang di papan informasi supaya para pengunjung mengetahui.
Dengan begitu, para pengunjung tahu bahwa kolam renang yang dikunjunginya benar-benar menerapkan protokol kesehatan.
“ Dan setiap hari hasilnya harus diinformasikan di papan informasi agar pengguna tahu," ujar Dokter Reisa Broto.

Kemudian, syarat kolam renang umum boleh dibuka saat new normal adalah dengan memastikan seluruh permukaan bersih dari kuman. Maka dari itu area kolam renang harus dibersihkan dan disinfeksi secara rutin terhadap seluruh eprmukaan seperti tempat duduk, lantai, dan sarana sekitar kolam renang.

Setelah menjaga kebersihan area kolam renang dan juga memerhatikan kualitas air, syarat kolam renang umum yang boleh dibuka saat new normal harus membatasi jumlah pengunjung.
Meskipun kolam renang boleh dibuka, namun jaga jarak aman harus tetap dilakukan. Supaya tidak muncul klaster baru kasus Covid-19 saat new normal.
“ Agar bisa mendapatkan jarak aman, baik di dalam maupun sekitar kolam renang,” ucap dokter Reisa.

Penerapan jaga jarak juga berlaku di ruang ganti di kolam renang. Dokter Reisa mengatakan, supaya pemilik dan petugas kolam renang memastikan para pengguna kolam renang dalam kondisi sehat. Caranya adalah dengan mengisi formulir self assesment risiko Covid-19.

Para pengunjung pun juga harus membawa perlengkapan renang masing-masing, seperti handuk dan yang lainnya. Ini merupakan syarat kolam renang boleh dibuka saat new normal.
“ Kemudian bawa perlengkapan renang masing-masing, termasuk handuk. Gunakan masker sebelum dan setelah berenang,” katanya.
Dokter Reisa juga sangat menekankan bahwa masyarakat harus sadar betul akan penerapan protokol kesehatan dan menjaga imunitas tubuh.
“ Saudara-saudara, ingat betul, tujuan olahraga adalah untuk sehat dan supaya badan kita kuta. Yang sehat harus tetap sehat. Mari kita tingkatkan imunitas bersama,” ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya