Khabib Nurmagomedov (Foto: Instagram)
Dream - Juara UFC kelas ringan, Khabib Nurmagomedov, mencari penantang baru. Pesan itu disampaikan Khabib saat bertemu Direktur Mayweather Promotion, Leonard Ellerbe, di World Boxing Super Series, di Rusia, 14 Oktober 2018.
" Ayo Floyd," kata Khabib memulai tantangannya, " Kita harus bertarung sekarang. 50-0 vs 27-0, dua lelaki yang tak pernah kalah, kenapa tidak?"
Dikutip dari USA Today, Khabib menjelaskan alasannya menantang Mayweather. " Karena di hutan hanya ada satu raja. Hanya satu raja. Tentu saja akulah sang Raja karena dia (Mayweather) tak dapat menumbangkan McGregor dan aku tumbangkan dia (McGregor) dengan mudah. Ayo!"
Ucapan Khabib ada benarnya. Saat laga UFC 229, Khabib menjatuhkan Conor McGregor dengan pukulan tangan kanannya.
Banyak yang berharap, ucapan Khabib hanya basa-basi dan bercanda. Tak banyak pertandingan antara bintang UFC dan petinju itu akan terjadi nyata.
Khabib, bagaimana pun, punya hak untuk sombong usai kemenangannya dengan McGregor. Dia punya kesempatan mendapatkan uang lebih banyak dari yang dihasilkan.
Dream - Juara dunia UFC kelas ringan, Khabib Nurmagomedov, bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pertemuan itu terjadi di Forum Olahraga Rusia di kota Ulyanovsk, Rabu, 10 Oktober 2018.
Dalam pertemuan itu, Khabib datang bersama ayah sekaligus pelatihnya, Abdulmanap Nurmagomedov. Mereka berbincang sederhana mengelilingi meja kecil yang di atasnya terdapat teh dan panganan lezat.
Dikutip dari RT, Putin memberi selamat kepada Khabib atas gelar juara yang diraih. Putin juga meminta Abdulmanap untuk tak menghukum Khaib karena kericuhan usai laga.
" Aku akan meminta ayahmu tak menghukummu terlalu berat, karena kamu telah tujuan utamamu, dengan tepat dan meyakinkan," kata Putin, diakses Dream, Kamis, 11 Oktober 2018.
Sebelum pertemuan ini terjadi, Putin telah menelepon Khabib. Dia memberi ucapan selamat usai laga berseri 229 itu. Khabib bangga telah ditelepon mantan agen KGB itu.
Putin sebetulnya juga pernah bertemu lawan Khabib, Conor McGregor. Petemuan itu terjadi saat final Piala Dunia 2018. Ajang pertemuan Conor dan Putin disebut-sebut untuk mengejek Khabib.
Di awal pekan ini, Numagomedov telah kembali ke kampung halamannya, Dagestan. Dia disambut bak pahlawan di Stadion Anzhi Arena, Makhachkala.