Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Menpora Imam Nahrawi Bersama Atlet E-sport Asal Tim NXL (Foto: Kemenpora)
Dream - Pemain olahraga gim online, atau elektronik sport (e-sport), telah berkembang pesat seiring meledaknya pasar gawai dunia. Meski masih dianggap sebelah mata di Indonesia, atlet e-sport terus bermunculan.
Melihat berkembangnya e-sport di Tanah Air, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menargetkan emas di ajang SEA Games 2019 di Filipina. Imam mendukung pengembangan cabang olahraga baru yaitu e-sport itu.
" Persiapkan dan rencanakan dengan baik, pemerintah akan dukung dan support secara kebijakan maupun anggaran yang diperlukan, khususnya guna raihan prestasi medali emas di SEA Games," kata Imam, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 5 Desember 2018.
Imam mengakui, usai eksebisi di Asian Games 2018, geliat e-sport di Tanah Air semakin besar. Dia berharap bertumbuhnya talenta-talenta baru melalui ajang Liga Mahasiswa dan Kejuaraan Terbuka antarprovinsi pada 2019.
" Saatnya e-sport sebagai cabor baru mengibarkan merah putih dan mengumandangkan Indonesia Raya," ucap dia.
Ketua Umum Pengurus Nasional Perkumpulan Olahraga Elektronik Indonesia (IeSPA) Eddy Lim, mengatakan, ada enam gim yang dipertandingkan pada SEA Games 2019. Enam gim tersebut diantaranya, Dota 2, NBA Today, Hearthstone, Mobile Legend, Fifa, dan Clash Royale.
" Kita tunggu pengumuman resminya 1-2 minggu kedepan, ini pertama dipertandingkan menjadi cabor resmi di SEA Games. Dari kekuatan atlet kita yang sekarang ada, saya 90 persen lebih optimis mendapat 2-4 medali emas," ujar Eddy. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam