Memukau! Atlet Difabel Indonesia Pakai Baju Adat di Pembukaan Paralimpiade 2020

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 25 Agustus 2021 12:35
Memukau! Atlet Difabel Indonesia Pakai Baju Adat di Pembukaan Paralimpiade 2020
Kontingen Indonesia siap menunjukkan performa terhebatnya di Paralimpiade Tokyo 2020.

Dream - Paralimpiade Tokyo 2020 resmi dibuka lewat perhelatan yang berlangsung di Olympic Stadium pada Selasa, 24 Agustus 2021 malam waktu setempat. Para kontingen peserta kompetisi olahraga dunia untuk difabel ini memperkenalkan identitas dari negaranya masing-masing.

Kontingen Indonesia cukup menarik perhatian di pesta pembukaan tersebut. Sebagian dari atlet difabel yang akan bertanding di Paralimpiade Tokyo 2020 tampil mengenakan pakaian adat Tanah Air.

Pakaian adat tersebut merupakan National Anthem atau Kostum Nasional Kontingen Indonesia. Kostum tersebut memadukan unsur kebudayaan dari sejumlah daerah di Indonesia seperti Sumatera, Bali, Kalimantan, serta Papua.

Dalam tayangan pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020 yang bisa disaksikan di laman Vidio.com, Pakaian adat tersebut dikenakan dua orang atlet dan dua pendamping tim Paralimpiade Indonesia. Mereka adalah Hanik Puji Astuti yang merupakan atlet menembak, Jaenal Aripin atlet atletik, juga Ajeng Widha Paramitha serta Purwo Adi Sanyoto.

National Anthem tersebut dirancang dengan sangat cantik oleh desainer asal Surakarta, Rory Wardana Poesponingrat. Dia memberi tema rancangannya dengan " Ratna Mutu Manikam" .

Sedangkan atlet Indonesia lainnya mengenakan kostum berdesain unik. Mereka tampak mengenakan celana putih dengan jaket bernuansa merah berpadu motif batik parang berlatar putih pada lengan, yang juga dirancang Rory.

Tampak dalam deretan para atlet tampak Deputi Chef de Mission, Naek Parulian Washington, Wakil Sekretaris Jenderan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Rima Ferdianto, dan Andar Perdana Widiastono (CLO)

1 dari 2 halaman

Target Tinggi

Di ajang ini, Kontingen Indonesia punya target tinggi. Mereka diharapkan dapat menyumbangkan medali untuk Indonesia.

" Kami tidak hanya ingin memperbaiki peringkat, akan tetapi juga ingi meraih medali lebih banyak dari Paralimpiade sebelumnya di Brasil," ujar Chef de Mission Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo 2020, Andi Herman, dikutip dari Bola.com.

Di Paralimpiade Tokyo, Kontingen Indonesia menargetkan perolehan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Beberapa cabang olahraga yang potensial bagi atlet Indonesia meraih medali seperti para-badminton, para-powerlifting, para-table tennis, para-atletik.

2 dari 2 halaman

Atlet Difabel Indonesia yang Berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020

Berikut daftar atlet Indonesia yang turun di Paralimpiade Tokyo 2020.


Para-Atletik

1. Saptoyogo Purnomo

2. Karisma Evi Tiarani

3. Putri Aulia

4. Elvin Elhudia Sesa

5. Famini

6. Jaenal Aripin

7. Setiyo Budi Hartanto

 

Para-Badminton

1. Fredy Setiawan

2. Hary Susanto

3. Dheva Anrimusthi

4. Leani Ratri Oktila

5. Khalimatus Sa'diyah

6. Ukun Rukaendi

7. Suryo Nugroho

 

Para-Table Tennis

1. Dian David Mickael Jacobs

2. Komet Akbar

3. Adyos Astan


Para-Swim

1. Syuci Indriani

2. Jendi Pangabean

 

Para-Shooting

1. Bolo Triyanto

2. Hanik Puji Astuti


Para-Cycling

Muhammad Fadli Imammuddin


Para-Powerlifting

Ni Nengah Widiasih

 

Beri Komentar