Tiga Tradisi Lebaran di Pulau Jawa

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 15 Juni 2018 11:02
Tiga Tradisi Lebaran di Pulau Jawa
Kegiatan itu sebagai bentuk silaturahmi warga.

Dream - Lebaran bukan hanya momen istimewa bagi umat Islam. Saat lebaran terdapat juga tradisi masyarakat yang harus dilestarikan.

Di Pasuruan terkenal tradisi Ski Lot, adapun di beberapa lokasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur terkenal kegiatan Lebaran Ketupat, serta di pesisir utara Jawa terkenal dengan tradisi Syawalan.

1. Ski Lot

Ski Lot merupakan tradisi di Pantai Utara, Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan ini ditandai dengan dengan kegiatan berseluncur di atas lumpur dan celot di tambak menggunakan papan seluncur.

Tradisi Sky Lot ini telah berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu. Biasanya, kegiatan ini dikerjakan hari ketujuh setelah Lebaran.

Selain sebagai hiburan, lomba ski di atas lumpur ini kerap menjadi ajang silaturahmi antar warga.

2. Lebaran Ketupat

Hampir di berbagai wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah megnenal tradisi ini. Lebaran Ketupat atau Bakda Kupat, biasanya digelar sepekan setelah Lebaran.

Perayan Lebaran Ketupat dilakukan baik warga kampung maupun antar sanak saudara. Kegiatan ini, selain mempererat silaturahmi, juga sebagai penanda kebersamaan dan kasih sayang.

Dalam beberapa literatur, kegiatan ini merupakan simbol perayaan Hari Raya Islam pada masa pemerintahan Demak. Ditulis NUOnline, Lebaran Ketupat pertama kali diperkenalkan Sunan Kalijaga.

Dalam istilah bahasa Jawa, ketupat dapat diartikan sebagai `ngaku lepat` (mengakui kesalahan) dan laku papat (empat tindakan).

3. Syawalan

Selain dua tradisi itu ada pula tradisi Syawalan. Pada dasarnya kegiatan Syawalan merupakan rangkaian kegiatan Lebaran Kupat.

Tetapi, di beberapa daerah, misalnya di Pekalongan, Jawa Tengah, kegiatan ini ditandai dengan pemotongan Lopis Raksasa.

Berbeda lagi ketika di Kaliwungu, Kendal. Kegiatan Syawalan diperingati bertepatan meninggalnya ulama Kaliwungu, Kyai Asy'ari, pada 8 Syawal.

Sementara itu, di Rembang, perayaan Syawalan dibarengi dengan kegiatan pawai miniatur kapal nelayan berisi sejumlah jajanan pasar keliling kota. (ism) 

Beri Komentar