Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Surat Yasin (Foto: Freepik)
Dream – Surat Yasin adalah salah satu surat di dalam al-Quran yang ke-36. Surat Yasin terdiri dari 83 ayat diturunkan di Kota Makkah sehingga disebut surat Makkiyah.
Surat Yasin memiliki banyak keistimewaan dan kandungan yang luar biasa. Mulai dari pokok-pokok keimanan, peringatan kematian, tanda kekuasaan Allah, hari akhir, dan kisah perjuangan para syuhada.
Seringkali surat Yasin dibaca oleh masyarakat saat malam Jumat, atau dibaca saat ada orang yang meninggal.
Setiap surat di dalam al-Quran memiliki kandungan dan keistimewaan luar biasa. Berikut keistimewaan dan kandungan surat Yasin:
Surat Yasin diyakini dapat mempermudah berbagai persoalan hidup. Umat muslim yang rajin membaca surat Yasin akan dipermudah oleh Allah dalam segala urusan, seperti koflik, piutang, dan sebagainya.
“ Barangsiapa yang membaca surat yasin di pagi hari, maka pekerjaan di hari itu dimudahkan dengan keberhasilan, dan jika membacanya di akhir suatu hari maka tugasnya hingga pagi hari berikutnya akan dimudahkan juga.” (Sunaan Daarimi juz 2 halaman 549)
Kandungan surat Yasin selanjutnya adalah dipercaya dapat mempermudah sakaratul maut. Poin ini sudah dijelaskan dalam tafsir al-Quran:
“ Membaca surat yasin di sisinya mayat akan menurunkan banyak rahmat dan berkah dan memudahkan keluarnya ruh.” (Tafsir al-Quran 6/562 Daran Nasyr Wat Tauzi)
Selain mempermudah sakaratul maut, surat yasin juga diyakini jika sering membacanya akan mendapatkan ketenangan hati. Karena membaca al-Quran sama dengan berdzikir, sedangkan memperbanyak dzikir akan membuat hati semakin tenang.
Allah berfirman dalam surat Ar-Ra’du ayat 28 yang artinya:
“ Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.”
Diceritakan dalam al-Quran bahwa siksa kubur sangatlah pedih. Dengan membaca surat yasin maka seseorang akan mendapat keutamaannya yaitu meringankan umat dari siksa kubur. Hal ini sesuau dengan tafsir Nur ats-Tsagalayn 4/373, yang artinya:
“ Barangsiapa yang mengunjungi makam seseorang dan membacakan surat yasin maka pada hari itu Allah SWT., meringankan siksa kubur mereka dan diberikannya kebaikan bagi sejumlah penghuni kubur di pekuburan itu.”
Setiap manusia pasti memiliki hajat atau keinginan. Dengan sering membaca surat Yasin maka Allah akan mengabulkan doa-doa hajat hamba-Nya. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi:
Rasulullah saw., bersabda: “ Barangsiapa yang membaca surat yasin sepenuhnya dan sat mencapai pada ayat 58 surat yasin tersebut diulang sebanyak 7 kali, maka Allah swt., akan mempermudah an mengabulkan hajatnya.”
Dari sahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallohu’anhu, saya mendengar Rasulullah saw., bersabda: “ Bacalah oleh kalian Al-Quran. Karena ia akan datang pada hari kiamat kelak sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang rajin membacanya.” HR. Muslim
Sering membaca al-Quran akan membuat hati manusia menjadi lebih bersih. Keistimewaan ini tidak hanya berlaku membaca surat yasin saja, namun juga untuk semua surat di dalam Al-Quran.
Dari sahabat Abu Musa al-Asy’ari radliallohu ‘anhu berkata, bahwa Rasululaah saw., bersabda: “ Perumpamaan seorang mukmin yang rajin membaca al-Quran adalah seperti buah al-Atrujah yang aromanya wangi dan rasanya enak. Perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca al-Quran adalah seperti buah kurma, tidak ada aromanya namun rasanya manis. Perumpamaan seorang munafiq namun ia rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Raihanah yang aromanya wangi namun rasanya pahit. Sedangkan perumpaan seorang munafiq yang tidak rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Hanzhalah yang tidak memiliki aroma dan rasanya pun pahit.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Artikel ini dilansir dari Dalam Islam.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya