Bursa Saham
Dream - Tersungkurnya emiten-emiten bluechips syariah membuat indeks saham JII dan ISSI tak mampu beranjak dari zona merah. Hal ini tak terlepas dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang jatuh di detik-detik akhir perdagangan.
Menutup perdagangan Senin, 28 April 2014, indeks ISSI terpangkas 2,71 poin (1,68%) ke level 158,86. Koreksi lebih dalam dialami indeks JII yang turun 1,94% (12,88 poin) ke level 650,31.
Penurunan kedua indeks syariah ini jauh lebih dalam dari IHSG yang turun 78,88 poin (1,61%) ke level 4.818,75.
Transaksi perdagangan saham di pasar modal Indonesia kali ini mencapai Rp 5,64 triliun. Khusus untuk saham syariah, nilai perdagangan mencapai Rp 3,55 triliun.
Pergerakan indeks saham syariah, JII dan ISS, sepanjang hari ini bergerak di zona merah. Indeks ISSI mencapai level terendah di posisi 158,81 dan tertiunggi 161,56.
Saham ASII masih menjadi pencetak kenaikan harga tertinggi (top gainer) setelah menguat Rp 200 (0,71%) ke level 28.500.
Top gainer saham syariah lainnya adalah CMNP yang menguat Tp 85, ACST Rp 45, ADRO Rp 45, dan AKRA Rp 45.
Sementara daftar top losser saham syariah dalam indeks ISSI dihuni oleh BSSR yang turun Rp 390, ASII Rp 275, BYAN Rp 125, ADHI Rp 115, dan CPIN Rp 100 per saham.
Advertisement

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Serunya Mampir ke Booth AXIS di Cherrypop Festival 2026, Ada Photo Booth AI hingga Charging Station

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng

Menjelajah Pulau Obi, Komunitas Libas Harita Nickel Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan