Ahli IT Kasus Jessica: Rekaman CCTV Kafe Olivier Sudah Diedit

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 15 September 2016 15:56
Ahli IT Kasus Jessica: Rekaman CCTV Kafe Olivier Sudah Diedit
Rismon mengatakan rekaman tersebut seharusnya berjumlah 98.750 frame.

Dream - Ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, menduga rekaman CCTV yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum ke persidangan kasus kopi bersianida telah mengalami perubahan atau diedit. Dia melihat sejumlah kejanggalan dalam video tersebut.

Ahli yang dihadirkan oleh terdakwa Jessica Kumala Wongso ini menyoroti keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), yang menyebut meta data dalam file bernama Ch_17_15.11_16.17 mp4, hanya berjumlah 2.707. Menurutnya jumlah frame seharusnya sebanyak 98.750.

“ Di BAP ditulis jumlah framenya ada 2.707, seharusnya jumlah framenya ada 98.750 frame,” kata Rismon saat memberikan keterangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 15 September 2016.

1 dari 3 halaman

Temuan Lain

Temuan Lain © Dream

Selain itu, Rismon juga menemukan keganjalan lain dalam BAP yang menyatakan rekaman CCTV sudah diekstraksi ke media lain, seperti flashdisk, hard disk, tidak akan mengalami perubahan kualitas.

Menurut Rismon, berdasarkan keterangan dalam BAP, data rekaman ysng berada di CCTV, dengan flashdisk ukuran 32 GB yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan dari rekaman tersebut, menyatakan 1920 x 1080 pixel.

“ Tapi dalam flashdisk 960 x 576 pixel, itu artinya ada pemotongan, lebih kecil dari ukuran CCTV yang dikalim,” ujar dia.

2 dari 3 halaman

Perdebatan Panas

Perdebatan Panas © Dream

Saat awal persidangan hari ini, jaksa menyoal laptop yang digunakan oleh Rismon untuk memberikan presentasi di persidangan. Jaksa bertanya apakah laptop itu sudah sesuai standar atau belum.

Perrtanyaan yang diajukan oleh jaksa, karena pengacara Jessica menginginkan ahli IT ini akan menganalisa rekaman CCTV milik Kafe Olivier –sudah disita polisi– yang merekam peristiwa saat Wayan Mirna Salihin keracunan.

“ Mohon maaf yang mulia, sebelum ahli menjelaskan, apakah laptop saudara ahli sudah tersandar atau terverifikasi?,” tanya salah satu jaksa.

3 dari 3 halaman

Otto Naik Pitam

Otto Naik Pitam © Dream

Mendengar pertanyaan tersebut, pengacara Jessica, Otto Hasibuan, langsung naik pitam. “ Loh kami juga kan tidak pernah tanyakan ahli saudara menganalisa pakai metode apa,” tegas Otto.

Selanjutnya, jaksa masiih bersikukuh menanyakan apakah laptop Rismon terverifikasi atau tidak, menurutnya hal itu diperlukan karena dikhawatirkan barang bukti rekaman CCTV, yang akan diputar di laptop Rismon akan berubah.

Setelah perdebatan cukup alot, majelis hakim pun mencoba menengahi. “ Untuk pemutaran rekaman CCTV, kita tunggu ahli dari JPU,” ucap ketua majelis hakim, Kisworo.

Beri Komentar