Alasan Jessica Menginap di Hotel

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 30 Januari 2016 11:18
Alasan Jessica Menginap di Hotel
Kuasa hukum Jessica membantah hal ini adalah upaya melarikan diri.

Dream - Polisi menangkap Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Jessica ditangkap saat menginap di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu 30 Januari 2016.

Polisi semula mendatangi rumah Jessica. Namun Jessica tak ada. Setelah melakukan pencarian, ternyata polisi menemukannya tengah menginap di hotel. Mengapa Jessica menginap di hotel?

" Klien saya itu nginap di hotel karena kalau di rumah terus didatangi wartawan," kata pengacara Jessica, Yudi Wibowo. " Makanya dia nginap di hotel itupun didampingi orangtuanya."

Yudi menambahkan, keluarga Jessica sebetulnya juga sudah meminta izin kepada ketua RT di tempat tinggalnya sebelum menginap di hotel. Keluarga Jessica memberi pesan bahwa mereka dapat ditemui di Hotel Neo, Mangga Dua, itu.

" Dia juga sudah bilang ke RT nya. Jika ada yang mencari silakan datang ke hotel," tutur Yudi. Tim pengacara Jessica akan segera berkoordinasi terkait penangkapan dan penetapan status tersangka ini.

1 dari 5 halaman

Hubungan Antara Suami Mirna dan Jessica

Hubungan Antara Suami Mirna dan Jessica © Dream

Tak banyak yang tahu sosok suami Wayan Mirna Salihin, perempuan yang meninggal usai meminum es kopi Vietnam di kedai kopi Olivier, Grand Indonesia, Rabu 6 Januari 2016.

Dalam beberapa kesempatan muncul di publik, suami Mirna, Arief Soemarko terlihat tak banyak memberikan komentar.

Meski terlihat pendiam, menurut Darmawan Salihin, ayahanda Mirna, sosok Arief merupakan pribadi yang baik. Darmawan bahkan menilai menantunya itu lebih baik ketimbang dia.

" Arief itu sosok yang baik. Luar biasa. Malah, lebih baik dari saya," kata Darmawan usai mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kamis 28 Januari 2016.

Menurut Darmawan, perkenalan putrinya dengan Arief terjadi saat mereka sama-sama berkuliah di Australia. Meski tidak mengetahui secara pasti kapan mereka berpacaran Darmawan tahu jika perbedaan kota tinggal tidak memutus jalinan asmara mereka.

" Ya, Arief itu tinggal di Melbourne, sedangkan Mirna di Sidney," ucap pria berkacamata itu.

Menurut Darmawan, jalinan dua mahasiswa beda kota itu berlangsung selama 10 tahun. Arief dan Mirna baru menggelar prosesi pernikahan mereka pada Desember 2015 lalu.

" Mirna dan suaminya sudah pacaran 10 tahun. Baru akhir tahun ini menikah," ucap dia menjelaskan.

Sebelum tragedi kopi Vietnam yang akhirnya menewaskan istrinya, Arief bahkan sempat mengantarkan Mirna untuk " reuni" bersama ketiga sahabatnya. Tapi, di pertemuan itulah Mirna akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa itu sempat mengguncang batin Arief. Darmawan bercerita perasaan Arief saat Mirna meninggal dunia.

" Sedihlah. Namanya orang baru kawin," kata dia.

Saat menunggui jenazah istrinya di rumah duka RS Dharmais Jakarta Pusat, Jumat 8 Januari 2016, Arief enggan berkomentar soal penyebab kematian istrinya. Dibalik kesedihannya, dia memilih menyerahkan segala misteri pembunuhan istrinya kepada kepolisian.

" Saya nggak mau ngomong apa-apa. Kita tunggu lagi aja omongannya polisi kayak apa," kata dia.

Berkembangnya kasus kematian Mirna yang penuh misteri membawa Arief ke meja pemeriksaan dengan status saksi. Dalam pemeriksaan di Direskrimum Polda Metro Jaya, Jumat, 22 Januari 2016. Usai pemeriksaan dia menolak memberikan keterangan sedikit pun terkait pemeriksaan kasus kematian istrinya.

" Saya menyerahkan sepenuhnya kepada polisi," ujar Arief.

Kamis, 27 Januari 2016 lalu, Arief kembali datang ke Mapolda Metro Jaya untuk memberikan keterangan kepada tim penyidik. Meski begitu, Darmawan tidak mengetahui keterangan apa yang disampaikan Arief kepada tim penyidik.

" Oh ga ngerti, nanya saja polisi," ucap dia.

Darmawan pun tidak mengetahui sejauh apa kedekatan Jessica dan Arief. Dia tidak hanya mengetahui secara pasti jalinan perkawanan Mirna, Jessica dan Arief di Negeri Kanguru.

" Wah ngga ngerti itu anak-anak," kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Dream, aktivitas Arief di Australia tidak semenonjol Jessica. Di kalangan warga Australia di Indonesia sosok Jessica dikenal aktif bekerja di lembaga sosial bernama Sidney Ambulance.

" Kami tidak mengenal Arief. Kalau Jessica, kami dengar bekerja di Sidney Ambulance," tulis sumber Dream di kalangan pelajar Indonesia di Australia melalui pesan WhatsApp.

Hal ini dibenarkan Darmawan. Dia juga mendengar jika Jessica pernah bekerja di lembaga itu.

" Saya dengar kerja di ambulan di Australia," kata Darmawan.

Sidney Ambulance merupakan layanan kesehatan milik pemerintah Australia. Di sana, Jessica berperan sebagai desainer poster kampanye kesehatan.

2 dari 5 halaman

Dugaan `Cinta Segitiga` Mirna, Ini Penjelasan Jessica

Dugaan `Cinta Segitiga` Mirna, Ini Penjelasan Jessica © Dream

Dugaan mengenai misteri kisah cinta segitiga di balik meninggalnya Wayan Mirna Salihin yang tewas usai meminum kopi di kedai kopi Olivier, Grand Indonesia, Rabu, 6 Januari 2016, akhirnya terjawab.

Kawan dekat korban, Jessica Kumala, yang diduga sakit hati dengan Mirna bukan penyuka sesama jenis.

Pengakuan itu disampaikan pengacara Jessica, Yudi Wibowo. Menurut Yudi, Jessica memiliki kekasih, seorang pria warga negara asing.

" Enggak benar ada cinta segitiga. Jessica itu punya pacar bule," kata Yudi, saat di Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Selasa 19 Januari 2016.

Yudi mengakui, Jessica tidak menyukai pria Indonesia. Sepengetahuannya, Jessica selalu menjalin cinta dengan pria asing. Tapi, Yudi tak menjelaskan dari negara manakah kekasih Jessica berasal.

" Dia nggak suka (cowok) Indonesia. Kekasihnya berwarga negara asing itu namanya Patrick," ucap dia.

Yudi menuturkan kedekatan yang terjalin antara Jessica dan Mirna hanya sebatas pertemanan. Keduanya, kata Yudi, dekat karena sekolah di universitas yang sama di Sidney, Australia.

" Mereka memang bersahabat, karena sama-sama dari Indonesia juga. Tetapi, keduanya tidak tinggal di rumah yang sama. Jessica tinggal sendirian, sedangkan Mirna tinggal bersama orangtuanya," kata dia. (Ism)

3 dari 5 halaman

Reaksi Suami Mirna Saat Ditanya Soal Jessica dan Hani

Reaksi Suami Mirna Saat Ditanya Soal Jessica dan Hani © Dream

 Polisi sudah meminta keterangan suami, orangtua dan keluarga Wayan Mirna Salihin. Usai diperiksa, sang suami, Arief Sumarko dan kembaran Mirna, Sendy memilih untuk tidak komentar.

Arif dan Sendy enggan berkomentar soal pemeriksaan polisi. Keduanya kompak menjawab dengan senyuman saat ditanya apakah mengenal dua sahabat Mirna, Jessica dan Mirna.

" Saya tidak mau komentar. Itu biar polisi saja," kata Arief bergegas pergi meninggalkan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis kemarin.

Ayah Mirna, Darmawan Salihin yang juga diminta keterangan mengaku tak memiliki firasat mengenai meninggalnya Mirna. Dia pun enggan menduga-duga siapa pelaku dibalik meninggalnya perempuan lulusan Billy Blue College, Sidney, Australia itu.

" Kalau feeling-feeling nanti salah lagi," kata dia.

Harapan dia sekeluarga kini hanya satu, yaitu polisi dapat menuntaskan kasus ini dengan sebaik-baiknya.

" Intinya kasus ini harus dibongkar karena kalau tidak dibongkar bisa dibayangkan kalau Anda semua kena sianida gimana?" ujar dia.

4 dari 5 halaman

Pengakuan Mengejutkan Ayah Mirna Soal Jessica dan Hani

Pengakuan Mengejutkan Ayah Mirna Soal Jessica dan Hani © Dream

Ayah Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin mengaku tak mengenal sosok Jessica Kumala dan Hani. Dua teman yang berada di lokasi kejadian saat Mirna meregang nyawa di kafe Grand Indonesia.

" Saya memang tidak begitu bergaul dengan teman-temannya. Kan dia cewek," kata Darmawan, usai diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya, Kamis, 21 Januari 2016.

Saat ditanyai mengenai Jessica dan Hani, Darmawan tidak begitu mengenal mereka. Dia hanya tahu Jessica saat berada di rumah sakit.

" Saya tahu dia (Jessica) di rumah sakit. Baru lihat di sana. Kalau dengan Hani saya tak begitu kenal," ujar dia.

Lebih lanjut, kedatangan Darmawan ke Polda Metro Jaya untuk melengkapi data kepolisian soal kasus kematian Mirna. Dia mengaku polisi bersikap netral.

" Polisi di sini sangat netral. Saya saya hadir saya karena patuh pada hukum. Apapun yang dibutuhkan polisi akan kami berikan," ucap Darmawan.

Dalam pemeriksaan hari ini, Darmawan didampingi suami Mirna, Arief Sumarko dan saudara kembar Mirna, Sendy Salihin. Mereka keluar dari ruang penyidik setelah pemeriksaan selama 5 jam pemeriksaan. (Ism) 

5 dari 5 halaman

Jessica Panik

Jessica Panik © Dream

Mirna yang datang kemudian mencicipi minuman pesannya, Es Kopi Vietnam. Mirna sempat merasakan aneh pada kopi yang diminumnya. Kopi itu kemudian disodorkan kepada Jessica dan Hani.

" Mereka berdua sempat mencium baunya. Hani bahkan sempat meminum seteguk kopi milik Mirna," kata Yudi.

Jessica tak mencicipi kopi itu. Sebab, Jessica telah memesan minumannya. Kondisi setelah minum itu mereka sempat berbincang dan memesan makanan.

Sepuluh menit usai meminum kopi itu, di sela-sela obrolan itu Mirna kemudian meminta diambilkan air putih. Belum sempat air putih datang ke mejanya, Mirna ambruk.

Jessica pun panik. Mirna kejang-kejang dan harus dibawa menggunakan kursi roda ke klinik Grand Indonesia.

" Jessica juga panik, sampai dia tidak kerasa celananya robek saat ikut membopong Wayan Mirna ke kursi roda," ujar Yudi.

Seperti yang diketahui sebelumnya, pasca diperiksa lima menit di klinik Mirna kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo. Di sanalah kemudian Mirna kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.

Beri Komentar