Muslimah Berdoa Di Masjid (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam 24 jam kehidupan terdapat nikmat Allah SWT yang diberikan kepada semua makhluknya. Tidak hanya terbatas pada manusia.
Karena itulah sangat dianjurkan setiap pribadi untuk memanjatkan syukur atas nikmat tersebut. Hal ini semata agar kenikmatan tersebut ditambah oleh Sang Pemberi.
Tetapi, ada kalanya manusia menjadi terlena karena nikmat yang dia peroleh. Alhasil, dia lupa untuk bersyukur kepada Allah SWT.
Di antaranya sekian banyak, setidaknya ada empat nikmat yang sangat dianjurkan untuk disyukuri. Apa saja empat nikmat tersebut?
Dikutip dari Islami, Imam Taqiyuddin Abdul Malik bin Ali dalam kitabnya Nuzhat An Nadhirin menerangkan empat nikmat utama tersebut. Dia mengutip penjelasan Ibrahim bin Adham.
Pertama, syukur atas nikmat hidayah dalam hati dan hidup sebagai seorang mukmin. Caranya dengan mengucapkan lafal berikut.

Alhamdulillahil ladzi nurin qolbi bi nuril huda, waj'alni minal mukminin, wa lam yaj'alni dollan.
" Segala puji bagi Allah yang telah menyinari hatiku dengan cahaya hidayah, dan menjadikanku orang beriman dan bukan menjadikanku orang yang tersesat,
Kedua, bersyukur menjadi umat Rasulullah Muhammad SAW. Umat yang terakhir tetapi lebih dulu masuk surga. Caranya dengan mengucap lafal berikut.

Alhamdulillahil ladzi ja'alni min ummati muhammadin shollallahu 'alaihi wa salam.
" Segala puji bagi Allah yang telah menjadikanku sebagai umat Muhammad SAW."
Ketiga, bersyukur atas rizki yang tidak bergantung dengan orang lain. Caranya mengucap lafal berikut.

Alhamdulillahil ladzi lam yaj'al rizqi biyadi ghairihi.
" Segala puji bagi Allah yang menjadikan rizkiku di tangan selain-Nya."
Sedangkan keempat, bersyukur atas nikmat Allah yang telah menutupi segala kekurangan dan aib kita. Caranya dengan membaca lafal ini.

Alhamdulillahil ladzi satra 'ala 'uyubi.
" Segala puji bagi Allah yang telah menutupi cacatku."
Sumber: Islami