Saudi Mulai Puasa Ramadan 29 Juni
Dream - Tim astronomi Arab Saudi yang bertugas mengamati bulan menyatakan hari pertama bulan Ramadan akan jatuh pada Minggu 29 Juni. Dengan demikian, salat tarawih di Saudi akan dimulai pada Sabtu malam, 28 Juni.
Menurut laman Saudi Gazette, Minggu 15 Juni 2014, para ahli astronomi Saudi yang terlibat dalam pengamatan itu menyimpulkan hilal yang menjadi penanda awal bulan belum terlihat pada tanggal 27.
Sehingga tanggal berikutnya, 28 Juni, belum memasuki bulan Ramadan. Tanggal 28 Juni itu menjadi akhir dari bulan Sha'ban. Para ahli astronomi itu menyatakan pada tanggal 27 Juni hilal tidak bisa dilihat, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teleskop khusus.
Pernyataan ini ditandatangani oleh lebih dari 30 ahli astronomi yang khusus mendalami astronomi Islam di Saudi. Meski demikian, mereka meminta badan-badan terkait di negara-negara Islam melakukan verifikasi hilal.
Penentuan awal bulan, termasuk Ramadan, memang dimungkinkan terjadi perbedaan. Sebab, memang ada sejumlah metode yang digunakan untuk penentuan. Yaitu metod hisab yang didasarkan pada penghitungan dengan metode tertentu dan rukyat atau melihat hilal secara langsung.
Sebelumnya, sejumlah ahli astronomi di Amerika Utara menyatakan awal bulan Ramadan jatuh pada Sabtu 28 Juni mendatang. Para ahli itu menyatakan pada Jumat malam muslim Amerika Utara sudah bisa melaksanakan salat tarawih.