(Foto: Palingseru.com)
Dream - Sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Semarang beberapa waktu lalu menjadi sorotan publik. Peristiwa ini tak memakan korban jiwa, namun menyisakan sebuah cerita menarik.
Seorang korban dari kecelakaan " karambol" di Jalan Arteri Kaliwungu Kendal itu sempat mengisahkan bagaimana terjadinya insiden mengerikan tersebut. Korban bernama Isni itu bercerita bahwa saat kejadian, motornya berada di belakang ambulans bernomor polisi D 9943 AD dan menabrak bagian belakang ambulans.
" Saya dari Kendal mau berangkat kerja ke Kawasan Industri Wijayakusuma, pas di jalan, tiba-tiba ada mobil merah nabrak," kata perempuan berjilbab itu.
Isni langsung tergeletak di tengah jalan dan orang-orang yang berada di lokasi langsung menolongnya. Ia pun dibawa ke Puskesmas terdekat.
© Dream
Korban lain, Abdul Hakim, yang mengalami luka ringan di dagu mengatakan, dirinya heran dengan mobil Calya merah yang sampai bisa melompati pembatas jalan. Padahal, menurutnya, lokasi kecelakaan bukan tikungan melainkan jalanan lurus. " Ngawur itu mobilnya," kata Abdul.
Adapun dua mobil yang ditabrak Calya merah adalah ambulans dan Kijang Innova hitam yang merupakan satu rombongan pengantar jenazah.
" Kami dari Bandung mau mengantar jenazah ke Magelang, malah begini," kata pengemudi Innova.
Ambulans yang tertabrak itu pun mengalami remuk parah di bagian belakang. Alhasil, jenazah tidak bisa dikeluarkan dari ambulans. Sejumlah orang mencoba membantu mengeluarkan jenazah, tapi tak berhasil membuka pintu ambulans.
(Sumber: palingseru.com)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya